Rabu, 23 Sep 2020

Batal Berangkat, Sejumlah Calhaj Labusel Tarik Dana BPIH

Rudi Afandi Simbolon Jumat, 24 Juli 2020 21:07 WIB
waspada.id

Ilustrasi calon haji

Kotapinang (SIB)
Sejumlah calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Labusel yang tertunda keberangkatan karena pembatasan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi akibat pandemi Covid-19, menarik kembali dana pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) yang sebelumnya sudah disetorkan.

Hal itu diungkap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Labusel, M Rosyadi Lubis ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/7/2020). Menurutnya, saat ini sudah ada tiga Calhaj yang menarik kembali dana pelunasan tersebut.

"Sudah ada tiga orang yang menarik kembali dana pelunasannya. Alasannya karena ekonomi saat ini, ditengah pandemi Covid-19," kata Rosyadi.

Dijelaskan, besaran dana pelunasan yang ditarik kembali oleh sejumlah Calhaj itu berkisar Rp6 juta per orang. Menurutnya, total BPIH pada tahun ini yang telah disetorkan Calhaj lebih kurang Rp31 juta per orang.

Meskipun dilakukan penarikan kata Rosyadi, hal itu tidak akan berpengaruh terhadap jadwal keberangkatan para Calhaj. Menurutnya, calon jamaah yang menarik kembali dana pelunasan tersebut masih tetap masuk dalam kuota keberangkatan tahun depan, jika tidak ada pengurangan kuota.

"Nggak pengaruh. Mereka akan tetap berangkat tahun depan, namun jika tidak ada perubahan kuota. Jika kuotanya sama, maka seluruhnya tetap berangkat, tapi kalau ada pengurangan, maka akan ditinjau kembali," katanya.

Disebutkan, jumlah Calhaj asal Kabupaten Labusel yang seharusnya diberangkatkan ke tanah suci Mekkah, pada musim haji tahun ini sebanyak 235 orang, namun batal karena adanya pembatasan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, dari jumlah tersebut, seluruhnya sudah melakukan pelunasan BPIH.

"Mereka sudah selesai pembuatan paspor dan telah diserahkan kepada masing-masing calon jamaah. Sebenarnya mereka tinggal berangkat saja, namun karena ada kebijakan lain, maka dibatalkan," katanya.

Salah seorang calon jamaah Aeman yang menarik kembali dana pelunasan BPIH itu kepada wartawan mengaku, melakukan penarikan karena tidak berpengaruh terhadap jadwal keberangkatan. Menurutnya, dana pelunasan ia dan istrinya tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Seperti diketahui, Kementerian Agama RI telah membatalkan penyelenggaraan ibadah haji 2020, baik jamaah haji reguler, khusus, maupun panggilan dari Arab Saudi. Pembatalan itu sehubungan dengan adanya pembatasan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi, akibat dampak pandemi Covid-19. (*)

Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs Biaya Perjalanan Ibadah Haji tarik dana naik hajiCalhaj Labusel
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments