Kamis, 06 Agu 2020

Bandar Narkoba Berbahaya akan Ditempatkan di Gunung Sindur

Senin, 08 Juni 2015 12:07 WIB
Jakarta (SIB)- Menkum HAM Yasonna H Laoly bertekad memberangus jaringan narkoba yang tumbuh subur di penjara. Dia kini sedang membangun lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus untuk bandar narkoba berbahaya di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Selain Gunung Sindur, masih ada 2 lapas lagi yang sedang dibangun. Namun Yasonna belum menyebutkan lokasi lapas yang dibangun atas kerjasama BNN dan Bareskrim Polri itu.

"Kita sudah berencana membuat tiga lapas yang kita sudah sepakati bersama dengan BNN dan Bareskrim. Ada tiga lapas nanti, satu di Gunung Sindur, sudah hampir selesai," ujar Yasonna usai upacara pemecatan sipir LP Cipinang Imron yang terlibat bisnis narkoba, di lapangan kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2015).

Menurut Yasonna, bandar-bandar berbahaya akan ditempatkan di 3 lapas khusus tersebut. Pengamanan maksimum tiga lapis akan diterapkan.

Petugas yang menjaga di lapas tersebut juga khusus. Petugas Kemenkum HAM akan ditugaskan di lapis terdalam. Lapis berikutnya diisi petugas BNN dan Polri. Jaringan telekomunikasi ditiadakan. Anjing pelacak juga yang akan menjaga lapas khusus itu.

"Jadi orang-orang yang masuk ke dalam itu yang bawa narkoba tidak ada," tuturnya.

Tadi pagi, Yasonna telah memecat dengan tidak hormat seorang pegawai Lapas Cipinang, Imron, karena menjadi kaki tangan gembong narkoba Freddy Budiman. Imron dicopot dari jabatannya sebagai penata muda tingkat I.

(detik.com/A22)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments