Minggu, 09 Agu 2020

BPKP Sumut Temukan Kerugiaan Negara pada Pengadaan Tanah TPA di Karo

Sonry Purba Rabu, 06 Mei 2020 16:35 WIB
SIB/Sonry Purba

DIWAWANCARAI : Kasi Intel Kejari Karo, Ifhan Taufik Lubis, didampingi Jaksa Fungsional Bidang Inteligen Aldo Marbun dan  H Samosir saat diwawancarai di ruang kerjanya  di Kantor  Kejari Karo, Rabu (6/5/2020). 

Tanah Karo (SIB)
Penyidik Kejari Karo segera menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah untuk tempat pembuangan sampah atau Tempat Proses Akhir (TPA) di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Tahun Anggaran 2016 dengan pagu Rp2,5 miliar lebih.

Pasalnya, audit ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut telah turun dan menemukan kerugiaan negara dalam pengadaan tanah tersebut.

Untuk informasi, penyidikan dugaan korupsi kasus pengadaan tanah TPA tersebut telah bergulir 2 tahun lebih. Penyidikan terhadap pihak-pihak terkait sudah dilakukan mulai Maret 2018 dan hingga saat ini belum seorang pun ditetapkan tersangka.

Kajari Karo yang dikonfirmasi melalui Kasi Intel Ifhan Taufik Lubis, didampingi Jaksa Fungsional Bidang Inteligen Aldo Marbun SH dan H Samosir, di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2020), mengakui audit ahli dari BPKP Sumut telah turun.

“Telah turun hasil audit dari BPKP Sumut sepekan lalu. Dan ditemukan kerugiaan negara. Namun kami tidak bisa informasikan berapa jumlah kerugian negara ,” kata Lubis.

Ia menambahkan dengan adanya hasil audit dari BPKP Sumut itu, pihaknya masih melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, Kejari Karo telah berkoordinasi dengan BPKP Sumut untuk menghitung potensi kerugiaan negara dalam pengadaan tanah untuk TPA di Desa Dokan, Kecamatan Merek. (*)
Editor: Wilfred Manullang/Donna

T#gs kejari karoKerugian Negaraaudit BPKP Sumutdugaan korupsi pengadaan tanah TPA
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments