Kamis, 01 Okt 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • BBKSDA dan TNGL Pantau Pergerakan Harimau Pemangsa Ternak Warga di Langkat

BBKSDA dan TNGL Pantau Pergerakan Harimau Pemangsa Ternak Warga di Langkat

Sukardi Bakara Rabu, 13 Mei 2020 17:49 WIB
Dok/BBKSDA Langkat

Pantau:  Tim Seksi BBKSDA  Langkat bersama  TNGL memantau pergerakan Desa Sei Musam Kecamatan Batangserangan, Langkat Rabu (13/5/2020).

Langkat ( SIB)
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) masih memantau pergerakan Harimau Sumatera dengan kamera Trap di lokasi sisa bangkai lembu yang dimangsa satwa dilindungi milik warga di Dusun Penampean Desa Sei Musam Kecamatan Batangserangan, Langkat.

"Sampai hari ini (Harimau) belum dapat terekam oleh kamera Trap," sebut Kepala Seksi BBKSDA wilayah Langkat Herbert Aritonang, Rabu (13/5/2020).

Satu dari dua ternak lembu milik Sahidun Tarigan (40) warga Dusun Panampean Desa Sei Musam itu ditemukan mati dimangsa harimau, Selasa (12/5/2020) sore Sedangkan satu ekor lagi kondisi luka parah. Ternak lembu awalnya digembalakan perladangan tidak jauh dari batas hutan.

Guna memastikan kondisi keamanan dari satwa liar dilindungi itu Tim dari BKSDA bersama TNGL masih terus patroli di lokasi. Apalagi di lokasi pemukiman warga tersebut, belum ada penerangan listrik PLN.

Herbert mengimbau warga agar tidak mengembalakan ternaknya di perbatasan. Sedangkan terkait kompensasi ternak warga dimangsa harimau, ia mengakui pemerintah tidak pernah memberi ganti rugi. Namun tidak tertutup kemungkinan dari pihak mitra atau NGO nantinya.


"Kami akan mengadakan pertemuan dengan pihak kecamatan di kantor desa besok (Kamis, 14/5/2020). Termasuk membahas himbauan kepada warga dan masukan lainnya," sebut Herbert. (*)
Editor: Robert Banjarnahor/Bantors

T#gs BBKSDAHarimau SumateraHerbert Aritonanglembu
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments