Senin, 06 Apr 2020

Anggota DPRD Nilai Pemkab Dairi Lambat Penanganan Corona

Tulus Tarihoran Kamis, 26 Maret 2020 15:34 WIB

BERI KETERANGAN: Anggota DPRD Dairi, Lamasi Simamora, Johanson Manik dan Juangga Silaban beri keterangan terkait penanganan pandemi corona, Kamis (26/3/2020).

Sidikalang (SIB)
Anggota DPRD mendesak Pemerintah Kabupaten Dairi segera mendirikan pos jaga dan pemeriksaan kesehatan di pintu masuk menuju Dairi, antisipasi penyebaran corona dari daerah endemi.

Anggota DPRD Dairi, Lamasi Simamora, Johanson Manik dan Juangga Silaban, Kamis (26/3/2020) mengatakan, pintu masuk menuju Kabupaten Dairi ada empat. Pemkab harus segera mendirikan pos jaga dilengkapi dengan petugas kesehatan.

Orang yang mau masuk ke Dairi ditanya berasal dari mana, bila dari daerah endemi, dianjurkan isolasi selama 14 hari, dan kendaraannya juga disemprot disinfektan.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19) di Dairi.

Apa lagi sesuai data terakhir, ODP di Dairi berjumlah 35 orang, sebagian TKI dari Malaysia.


Informasi terkait warga Dairi positif corona, Pemkab harus segera menginformasikan kepada masyarakat.
"Informasi pasien positif corona itu bukan hal yang tabu, kenapa Pemkab Dairi tidak menginformasikan," ucap Lamasi.


Pemkab Dairi diminta menelusuri riwayat perjalanan pasien positif corona di Dairi, dan yang pernah kontak langsung agar segera diisolasi.
Menurutnya, Pemkab Dairi terlalu lambat menyikapi pandemi corona.


Kebijakan tepat terkait corona tidak ada. Bukan saatnya pencitraan. Buktinya, ruang isolasi tidak memadai yang di RSU Sidikalang.

Pengawasan pasien status ODP belum maksimal. Hal itu diketahui saat kunker Komisi 3 ke RSU Sidikalang beberapa waktu lalu. "Kita minta ruang isolasi dilengkapi peralatannya," tutur Lamasi.(*)





Editor: Robert Banjarnahor

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments