Minggu, 20 Sep 2020

231 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Hamparanperak

Jekson Turnip Rabu, 16 September 2020 15:44 WIB
Foto dok/DPRD Deliserdang
TINJAU: Anggota DPRD Deliserdang, Antony Napitupulu meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada korban puting beliung di Hamparanperak, Rabu (16/9/2020).
Deliserdang (SIB)
Sebanyak 231 rumah rusak diterjang angin puting beliung di Desa Klambir Lima Kebun, Kecamatan Hamparanperak, Rabu (16/9/2020). Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Salah satu korban di Gang Bersama, Jalan Sedayu Raya, bermarga Lumbangaol kepada wartawan mengatakan, puting beliung terjadi Selasa (15/9/2020) petang. Kejadian itu, kata dia, sebelumnya diawali hujan deras disertai angin kencang.

"Semalam kejadiannya, rata-rata atap dan seng rumah warga beterbangan. Ada juga pohon yang tumbang menimpa tiang PLN sehingga sempat padam listrik. Untuk tidur tadi malam warga tidak ada yang mengungsi, hanya menggunakan matras seadanya," terang Lumbangaol.

Terkait musibah tersebut, Lumbangaol mengaku belum ada menerima bantuan dari pemerintah. Hanya pihak Tagana yang datang untuk mendata kerusakan.

"Bantuan belum ada yang kami terima dari pemerintah. Masih anggota dewan, Antony Napitupulu yang datang dan mau memberikan bantuan," terang Lumbangaol.

Camat Hamparanperak, Eko Sapriadi mengemukakan ada 103 rumah rusak berat dalam kejadian tersebut. Selebihnya mengalami rusak ringan dan sedang. Untuk korban jiwa disebut tidak ada.

Khusus untuk korban di Gang Bersama diakui Eko memang belum diberikan bantuan. Sebab masih diberikan kepada perwakilan korban.

"Mungkin sore ini, saudara kita yang di Gang Bersama akan menerima bantuan. Mungkin sedang dalam perjalanan. Bantuannya ada dari Polda Sumut, Bupati Deliserdang dan donatur yang tidak mengikat," terang Eko.

Antony Napitupulu pada kesempatan itu datang untuk memberikan kata penghiburan dan semangat kepada korban.(*)

Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs angin puting beliung desa klambir lima kebun hamparanperakdeliserdang
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments