Selasa, 11 Agu 2020

20 Desa di Dairi Lokus Intervensi Stunting

Tulus Tarihoran Kamis, 16 Juli 2020 18:55 WIB
Foto/SIB Tulus Tarihoran
BERI KETERANGAN: Sekretaris Dinas Kesehatan Dairi, Frisda Turnip dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr Edison Damanik beri keterangan terkait
penanganan  stunting di Dairi, Kamis (16/7/2020).
Sidikalang (SIB)
Kabupaten Dairi salah satu daerah di Sumut sebagai lokasi fokus (Lokus) intervensi stunting. Sesuai data Kementerian Kesehatan tahun 2018, sebanyak 40 persen dari 30 ribu balita mengidap stunting/ gagal pertumbuhan pada anak.

Sekretaris Dinas Kesehatan Dairi, Frisda Turnip didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr Edison Damanik, Kamis (16/7/2020) di kantornya mengatakan, hasil riset kesehatan Kemenkes dasar tahun 2018, Kabupaten Dairi ditetapkan lokus intervensi stunting, dimana 40 persen balita dari jumlah 30 ribu di Dairi mengalami gagal tumbuh.

"Dairi salah satu daerah lokus stunting di Sumut. Memang pada tahun 2019 mengalami penurunan satu persen," ungkap mereka.

Sesuai data dari Puskesmas di Dairi tahun 2020, sebanyak 20 desa ditetapkan sebagai lokus stunting yaitu Desa Bangun, Parbuluan 5, Lae Hole 1, Lae Hole 2, Parbuluan 3, Parbuluan 6, Pegagan Julu 4, Pargambiran, Desa Siratah, Lae Ambat, Desa Lae Itam, Lae Sering, Lae Markelang, Simungun, Desa Tuntung Batu, Batu Gungun, Tumpak Raja, Desa Hutaimbaru, Adian Gupa, Desa Bakkal Sipoltong.

Penyebab utama Stunting adalah kekurangan gizi bayi yang telah dilahirkan kurang lebih 1.000 hari. Stunting sudah terlihat pada bayi sejak lahir hingga berumur dua tahun/ 1.000 hari, tidak diintervensi gizi secara baik, sehingga tinggi dan berat badan tidak sesuai.

Selain itu, ada faktor lain yang turut mempengaruhi yakni prilaku, lingkungan dan keturunan. Lanjut Frisda, pemerintah terus berupaya menekan data stunting, melalui penyuluhan, pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil dan lainnya, serta menghimbau menjaga pola hidup bersih.(*)

Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs dairiKementerian Kesehatankekurangan gizi bayilokasi fokus (Lokus) intervensi stunting
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments