Kamis, 06 Agu 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • 170 Petani Deliserdang Sudah 8 Hari Berjalan Kaki 300 Km , Koordinator Aksi Aris Wiyono: 17 Agustus Tiba di Istana Negara

170 Petani Deliserdang Sudah 8 Hari Berjalan Kaki 300 Km , Koordinator Aksi Aris Wiyono: 17 Agustus Tiba di Istana Negara

Efran Simanjuntak Sabtu, 04 Juli 2020 18:02 WIB
Dok/Aris Wiyono

TIBA DI RANTAUPRAPAT: Seratus tujuh puluh petani dari Desa Simalingkar A dan Desa Sei Mencirim Kabupaten Deliserdang yang menggelar aksi jalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta, tiba di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Mereka sudah 8 hari berjalan kaki dan menempuh perjalanan 300 kilometer serta melalui 7 kabupaten/kota, mulai dari Medan-Labuhanbatu, Jumat (3/7/2020) malam. 

Rantauprapat (SIB)
Petani dari Desa Simalingkar A dan Desa Sei Mencirim Kabupaten Deliserdang yang menggelar aksi jalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta, tiba di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Mereka sudah 8 hari berjalan kaki dan menempuh perjalanan 300 kilometer serta melalui 7 kabupaten/kota, mulai dari Medan-Labuhanbatu.


"Aksi jalan kaki menuju Istana Negara ini sudah 8 hari dan menempuh jarak 300 kilometer. Alhamdulilah, semua peserta masih sehat," sebut koordinator aksi, Aris Wiyono melalui WhatsApp saat dihubungi hariansib.com, Sabtu (4/7/2020) sore.


Peserta aksi yang hendak meminta presiden memberikan legalitas tanah mereka agar petani punya kepastian hukum dan tidak selalu tergusur serta agar membubarkan PTPN2 itu sebanyak 170 orang. Mereka terdiri dari pria dan wanita, usia 21 tahun sampai 70 tahun.

Aris memerkirakan mereka akan tiba di Istana Negara pada 17 Agustus 2020.

Selama dalam perjalanan belum ada kendala. Mereka sangat serius memperjuangkan tuntutannya, sebab sebagai petani juga ingin menikmati kemerdekaan.


Saat tiba di Rantauprapat, Jumat (3/7/2020) malam, mereka disambut di GOR oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu, pihak kepolisian dan Puskesmas Janji untuk dilakukan rapid test, mengantisipasi penyebaran Covid-19.


Setelah semua dinyatakan negatif, mereka dipersilakan istirahat di Gedung Olahraga tersebut. Mereka memasak ubi jalar di situ.


Sementara perwakilan dari LBH Agraria Labuhanbatu Yanto Ziliwu, memberikan bantuan makanan kepada peserta aksi.


"Kami menyediakan makan malam dan sarapan untuk mereka," katanya.


Bantuan juga datang dari seorang warga, berupa susu beruang 180 kaleng. Hendra Kobain Harahap mengaku tersentuh hatinya mendengar aksi jalan kaki menuntut keadilan oleh petani Deliserdang yang juga diikuti beberapa lansia.
(*)







Editor: [email protected]

T#gs jalan kaki ke istana negara jakartapetani Desa Simalingkar A dan Desa Sei Mencirim Kabupaten Deliserdang
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments