Kamis, 06 Agu 2020

Tiap Tahun Banyak Temuan BPK Kelebihan Bayar

HIPNI : Pemkab Nias Barat Harus Serius Tagih, Jangan Sebatas Ngomong

Putra Nainggolan Senin, 06 Juli 2020 22:18 WIB

Petrus Gulo

Nias Barat (SIB)
Ketua Himpunan Pemuda Nias Indonesia (HIPNI) Petrus Gulo meminta, Pemkab Nias Barat (Nisbar) bersungguh-sungguh menagih kelebihan bayar yang ditemukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar tidak menimbulkan kerugian negara, juga menghindarkan berbagai pihak termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jeratan hukum.

Hal itu disampaikan Petrus, Senin (6/7/2020), menanggapi sejumlah berita sebelumnya menyangkut temuan BPK pada beberapa tahun lalu termasuk pemberian bantuan sosial beasiswa kepada 11 ASN Pemkab Nisbar sebesar Rp 525 juta tahun 2018 yang turut menjadi temuan BPK.

Petrus menyesalkan Pemkab Nisbar yang lambat dalam menindaklanjuti temuan BPK, sehingga bisa saja menjadi jebakan bagi oknum yang terlibat dalam kelebihan pembayaran. Dicontohkannya, temuan beasiswa bermasalah di mana LHP BPK keluar 24 Juni 2019, namun diketahui baru 3 orang yang melakukan pengembalian yaitu YDPD, EHM dan SabG.

"Jangan - jangan ASN lain sengaja dijebak dan dikorbankan untuk diseret ke Pengadilan dan akhirnya bisa dipecat. Kita minta Tim Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD) bekerja profesional lah,"kata Petrus.

Putra asli Nias Barat itu berharap TAPD kedepan supaya semua temuan BPK yang berpotensi merugikan negara, baik karena salah kelola, maupun kerugian akibat kegagalan konstruksi bangunan atau kelebihan pembayaran, supaya diinventarisir semua dan ditindaklanjuti dengan benar, jangan hanya sebatas ngomong namun bukti nihil.

"Sepengetahuan saya temuan sangat banyak, bahkan termasuk sejak tahun 2010, masih banyak yang belum terbayar atau tertagih dan kembali ke kas daerah. Kita berharap itu dapat dituntaskan TAPD,"harapnya.


Editor: [email protected]

T#gs BPKHIPNINias BaratPetrus Gulo
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments