Rabu, 12 Agu 2020
  • Home
  • Agama Kristen
  • Tak Cuma Ikut Bina Pra Nikah, Calon Pasangan Menikah Kristen Wajib Ikut Sertifikasi

Tak Cuma Ikut Bina Pra Nikah, Calon Pasangan Menikah Kristen Wajib Ikut Sertifikasi

redaksi Minggu, 24 November 2019 19:16 WIB
Jawaban.com
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy merencanakan program sertifikasi persiapan perkawinan berupa kelas atau bimbingan pranikah bagi pasangan yang hendak menikah. Rencananya, program sertifikasi ini baru akan berlaku pada tahun 2020 mendatang. Seluruh peserta sertifikasi ini tidak akan dipungut biaya apa pun alias gratis.

Peraturan ini diperuntukkan bagi seluruh pasangan yang hendak menikah, terlepas dari apa pun agama yang dianutnya. Deputi VI Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Ghafur Darmaputra menjelaskan bahwa rencana ini bertujuan untuk mengentas angka kemiskinan sekaligus memperbaiki kualitas manusia dari hulu.

Terkait dengan kelasnya nanti, Muhadjir menjelaskan bahwa akan melibatkan kementerian yang terkait, salah satunya bidang kesehatan dan reproduksi.

"Dan kemudian pencegahan terhadap berbagai macam penyakit, terutama yang berkaitan dengan janin, anak-anak usia dini dan seterusnya itu bisa diantisipasi oleh kementerian kesehatan," katanya.

Bagi orang Kristen, pembinaan pra nikah bukanlah sesuatu yang baru. Bina pra nikah merupakan salah satu syarat bagi pasangan Kristen yang mau melangsungkan pemberkatan pernikahan. Program sertifikasi ini berlaku bagi semua pasangan yang menikah, apa pun agamanya.

"Nantinya ini berlaku untuk semua yang akan menikah, tidak melihat agamanya," ujar Ghafur.

Mengenai hal ini, sertifikasi pembekalan pranikah tidak ditujukan untuk mengatur seseorang boleh atau tidaknya menikah.
Harapannya, program ini dapat memberikan pemahaman mengenai bagaimana membangun rumah tangga yang baik, bukan untuk meluluskan atau melarang orang menikah.

"Itu (pembekalan) penting memang untuk adanya istilahnya itu memberikan pelatihan pada pranikah. Karena supaya ketika dia nikah itu dia sudah siap mental dan fisik, terutama dalam menghadapi kemungkinan pencegahan stunting," ujar Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (15/11). (Jawaban.com/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments