Jumat, 24 Jan 2020

PGI Siap Menjadi Mitra Kritis Bagi Pemerintah

redaksi Minggu, 17 November 2019 15:26 WIB
Foto: SIB/Victor Ambarita
FOTO BERSAMA : MPH PGI 2019-2024 foto bersama usai dikukuhkan pada acara Penutupan Sidang Raya XVII PGI, di Gedung Pdt Hapu Mbay, Waingapu, NTT, Rabu (13/11). Nampak Pdt Martongo Sitinjak (paling kanan), Pdt Gomar Gultom (kedua dari kanan), Pdt Jacky Manuputty (ketiga dari kiri) dan Pdt David Farel Sibuea (keempat dari Kiri).

Jakarta (SIB)
Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) Periode 2019-2024 dikukuhkan dengan nahkoda 'bahtera' oikumene baru yaitu Pdt Gomar Gultom.


Pdt Gomar Gultom terpilih menjadi Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Periode 2019-2024 dalam Sidang Raya (SR) XVII PGI 2019 di Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), 8-13 November 2019.


Gomar Gultom terpilih dalam Sidang Panitia Nominasi dan Pemilihan SR XVII PGI yang digelar di Gereja Kristen Sumba (GKS) Yaneti Cabang Praiwora, Sumba Timur, NTT, Selasa (12/11).


Dalam pemilihan yang berlangsung tertutup tersebut, Pdt Gomar Gultom asal HKBP meraih 79 suara, mengungguli dua Calon Ketua Umum PGI lainnya yaitu Pdt Albertus Patty asal GKI (39 suara) dan Pdt Tuhoni Telaumbanua asal BNKP (12 suara).


Pdt Gomar Gultom sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Umum PGI Periode 2014-2019. Juga, sebelumnya, Gomar pernah menjabat sebagai Wakil Sekum PGI dan Sekretaris Eksekutif PGI.


Dengan demikian tongkat estafet Ketua Umum PGI beralih dari Pdt Hernriette Hutabarat Lebang kepada Pdt Gomar Gultom.
Adapun susunan personalia MPH PGI 2019, antara lain, Pdt Gomar Gultom (Ketua Umum), Pdt Jackvelyn Frits Manuputty (Sekretaris Umum), Pdt Krise Anki Gosal (Wakil Sekretaris Umum), Pdt Jacub Sutisna (Bendahara Umum) Drs Arie Moningka (Wakil Bendahara) dan Ketua : Pdt Alfred Djama Samani, Pdt Dr Bambang H Widjaja, Olly Dondokambey SE, Pdt Dr Lintje H Pellu.
Gomar Gultom kepada wartawan menyatakan akan bekerja sama dengan semua anggota MPH PGI lainnya.


"Juga, kami akan tetap bekerja sama dan bermitra dengan pemerintah. Pada dasarnya kami siap menjadi mitra kritis, positif dan konstruktif bagi pemerintah," tegas Gomar usai terpilih sebagai Ketum PGI di depan Gereja Kristen Sumba Yaneti, Waingapu, Sumba, NTT, Selasa (12/11).


Sementara Dirjen Bimas Kristen Protestan Prof Thomas Pentury mengajak MPH PGI Periode 2019-2024 yang baru dikukuhkan agar menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis bagi pemerintah untuk kepentingan umat gereja di Indonesia.


"Kepada MPH PGI yang baru dikukuhkan, dalam hal mengimplementasikan Dokumen Keesaan Gereja (DKG) dalam kehidupan gereja di Indonesia dapat mengambil posisi untuk bersinergi sebagai mitra strategis tapi sekaligus mitra kritis bagi pemerintah," tegas Thomas dalam sambutan di penutupan SR XVII PGI, di Gedung Pdt Hapu Mbay, Waingapu, NTT, Rabu (13/11).


Thomas melanjutkan tantangan baru bagi PGI dalam kehidupan bergereja yaitu bagaimana menempatkan perspektif regulatif, yaitu menjadi perspektif baru bagi PGI, yaitu pemikiran-pemikiran terkait dengan regulasi yang mengatur kehidupan umat di Indonesia.


"PGI tidak sebatas sebagai pemadam kebakaran saja dari proses yang terjadi di lingkungan, tapi PGI harus mengambil peran yang sama untuk memberi masukan-masukan penting untuk pengembangan regulasi tata gereja, dan kehidupan gereja. Dan itu harus diambil. Juga di tengah-tengah perubahan masyarakat yang begitu cepat," urai dia.


"PGI, diharapkan terus memberi masukan dan kritik-kritik penting bagi pemerintah bahwa kehidupan agama bisa terus dijaga dan dibangun," tandasnya.


GKS Hadiahi Kuda Putih
Sementara itu, pada acara pembukaan Presiden Joko Widodo mendapatkan seekor kuda putih sebagai hadiah dari Gereja Kristen Sumba (GKS). Kuda putih tersebut diberikan kepada Jokowi melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI), Yasonna Hamonangan Laoly.


Ketua Umum Sinode GKS, Pdt Alfred Samani memberikan hadiah spesial ini di Bukit Puru Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (8/11).


Arti kuda putih
Kuda putih merupakan symbol GKS. Hal ini diungkapkan oleh Umbu Marisi selaku Ketua Umum Sidang Raya XVII PGI. Sementara hadiah kuda putih untuk Presiden Jokowi merupakan sebuah ikatan tali kasih dari GKS untuk presiden.
"Pemberian ini merupakan ikatan tali kasih dengan bapak Presiden," ungkap Umbu Marisi dikutip dari Pos-Kupang.com. (J03/Jb.com/f)




T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments