Jumat, 25 Sep 2020

Kerja Sama PGI dan Pemerintah Denmark untuk KBB di Indonesia

redaksi Minggu, 15 Desember 2019 19:38 WIB
satuharapan.com
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Dinamika Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB) di Indonesia telah menyedot banyak perhatian, tenaga bahkan dana dari negara maupun lembaga-lembaga non-pemerintah. Meskipun modal sosial berwujud toleransi antarumat beragama dianggap masih kuat di dalam masyarakat, tidak dapat disangkal segregasi sosial berbasis ideologi agama serta kasus intoleransi di Indonesia masih terbilang tinggi.

Realitas toleransi, populasi Muslim terbesar di dunia, serta dinamika KBB di Indonesia, turut mengundang perhatian luar negeri, termasuk pemerintah Denmark. Melalui Kementerian Luar Negerinya, pemerintah Denmark membangun hubungan diplomasi dan persahabatan dengan pemerintah Indonesia.

Salah satu wujud memperkuat hubungan tersebut, pemerintah Denmark berkomitmen untuk mendukung kedamaian dan kesejahteraan di Nusantara. Perihal membangun KBB dan menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia bagi pemerintah Denmark adalah hal krusial untuk mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan itu.

Oleh karenanya pemerintah Denmark juga mendukung lembaga-lembaga di Indonesia yang bekerja untuk isu KBB dan HAM. Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dipandang mereka sebagai mitra strategis untuk bekerja sama dalam merespons atau mengelola kedua isu dimaksud.

Setelah melalui berbagai percakapan dan persiapan untuk proyek kerja sama sampai tahun 2022, pada 5 Desember 2019, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, secara seremonial dilaksanakan peresmian kerja sama ini. Mewakili Pemerintah Denmark, hadir Menteri Kerja Sama Pembangunan Denmark, Rasmus Prehn, dan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Sorensen, beserta jajarannya, Pdt. Henriette T. H.-Lebang dan Pdt. Jimmy Sormin selaku perwakilan PGI, serta perwakilan Komnas HAM dan pengurus Masjid Istiqlal.

Dalam pidato singkatnya, sang Menteri Denmark itu menyampaikan bahwa "Indonesia has the world's largest Muslim population and a tradition of tolerance and coexistence between religions or beliefs. This could serve as an inspiration for others." Ia juga menekankan, "In the recent years, this has been challenged by a growing conservatism, religious intolerance and radicalization. I am therefore really pleased to enhance cooperation even further with Indonesia on Freedom of Religion or Belief. In this way we hope to help Indonesia's inspiration for unity in diversity, bhinneka tunggal ika."

Proyek kerja sama ini akan dimulai pada Januari 2020 hingga akhir Desember 2022. Melalui proyek ini PGI bersama organisasi-organisasi yang bergerak untuk isu KBB dan HAM akan semakin merawat narasi saling menghormati perbedaan ragam identitas, serta menguatkan advokasi KBB dan HAM di Ibu Pertiwi. (PGI/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments