Kamis, 18 Jul 2019

Jemaat ONKP Naga Tongah Simalungun Rayakan Paskah

admin Minggu, 21 April 2019 15:00 WIB
SIB/Jheslin M Girsang
RAYAKAN PASKAH: Pdt Singkir D Hulu MTh menyampaikan siraman rohani pada perayaan Paskah di Gereja ONKP Naga Tongah Kelurahan Pamatangraya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, Minggu (14/4).
Simalungun (SIB) -Kurang lebih 200 jemaat Gereja ONKP (Orahua Niha Keriso Protestan) di Naga Tongah Kelurahan Pamatangraya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun merayakan Paskah dengan penuh hikmat, Minggu (14/4).

Paskah tersebut mengambil thema "Kematian Kristus memberikan kesatuan di tengah-tengah jemaat" (Lukas 24: 6a) dan sub thema "Kebangkitan Yesus memberikan motivasi kepada kita, bahwa kuasa kematian sudah dikalahkan dan kita menerima kehidupan yang kekal untuk kesatuan di tengah-tengah jemaat".

Sementara itu, siraman rohani dibawakan Pdt Singkir D Hulu MTh yang mengajak jemaat untuk bersatu.

"Orang yang bersatu tidak mudah dipropaganda. Apa pun itu, akan bisa kita lakukan kalau kita bersama. Melalui perayaan Paskah ini, kebangkitan Kristus mendapatkan kehidupan yang kekal. Kita dimenangkan dari segala kuasa kegelapan. Kematian Kristus memberikan suatu janji yaitu kehidupan yang kekal," tuturnya.

Rangkaian acara dirangkai dengan jamuan kasih, pemberian penghormatan berupa ulos dan pakaian adat Nias kepada sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Selain itu dilakukan lelang gotong-royong, festival koor dan lacky draw.

Wakil Ketua Panitia Perayaan Paskah, Sadarman Zega STh yang juga sebagai Guru Jemaat Evangelis Gereja ONKP Resort Pematangsiantar mengutarakan, perayaan Paskah tersebut sukses dan berjalan dengan baik.

Ia didampingi Sinenge ONKP Naga Tongah, Yarudi Zai, Sekretaris Snk Faebua Dodo Gulo, Bendahara Snk T Laoli menyampaikan terimakasih kepada gereje-gereja tetangga yang telah mendukung perayaan Paskah.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pengumpulan sumbangan yang akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan Gereja ONKP Naga Tongah.

Kondisi bangunan gereja tersebut masih sangat sederhana yaitu, berdinding tepas, tiang penyangga dari batang bambu, berlantai tanah, fasilitas tempat duduk berbahan papan dan atap seng.

Gereja itu berukuran sekira 5 meter x 10 meter yang letaknya cukup strategis di pinggiran jalan provinsi jurusan Pematangsiantar-Saribudolok dan hanya berjarak sekira 1 Km dari Pasar Modern Pamatangraya sebagai pusat ibukota Kabupaten Simalungun. (S05/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments