Rabu, 20 Nov 2019

HKBP Bangun Gedung untuk Abadikan Raja Pontas Lumban Tobing

* Serukan Tarutung Sebagai Kota Wisata Rohani, Bebas dari Prostitusi, Judi dan Illegal Logging
Minggu, 02 Februari 2014 12:17 WIB
Tapanuli Utara (SIB)- Pembangunan gedung baru milik Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Pearaja, Kamis (30/1/2014), bukan sekedar untuk keperluan ibadah, rapat dan juga jamuan makan. Makna tersirat dalam pembangunan itu, untuk mengabadikan Raja Pontas Lumban Tobing, yang memiliki peran penting dalam sejarah pekabaran Injil di Tapanuli Utara.

“Sejarah HKBP mencatat seorang tokoh penggerak pembaharuan di daerah ini bernama Raja Pontas Lumban Tobing. Dari seorang penganut animis, dia lebih memilih berteman dengan Dr IL Nommensen. Tidak sekedar berteman, dia bahkan membabtiskan dirinya menjadi seorang Kristen dan memberikan tempat yang baik kepada Nommensen,” kata Ephorus HKBP Pdt Willem TP Simarmata dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru itu.

Gedung berlantai dua di atas lahan 20x25 meter per segi itu, jelas Ephorus, akan dilengkapi dengan pencahayaan, soundsystem yang baik. Lantai satu menjadi ruang makan, lantai dua untuk beribadah, rapat dan tersedia balkon di lantai dua. Di depan gedung akan dibangun patung setengah badan yaitu patung Nommensen dan Raja Pontas Lumban Tobing. Diharapkan, awal Januari 2015, gedung baru itu sudah selesai. Jika memungkinkan, akan diundang tokoh dunia memasuki gedung baru itu.

“Pembangunan gedung diawali melalui komunikasi via sms dan telepon, terkumpul dana awal Rp 621 juta. Saat acara peletakan batu pertama, dana yang terkumpul Rp 314 juta dari pendeta, staf dan pegawai HKBP, dan Bupati Taput baru saja bertelepon, akan menggenapi kekurangannya hingga total menjadi Rp 1 miliar,” kata Ephorus kepada SIB didampingi Kabiro Humas HKBP, Pdt B Harianja.

Bebas dari Prostitusi dan Judi
Mengaplikasikan iman Kristen dengan cara menjaga lingkungan dengan menanam pohon terus digalakkan HKBP. Setiap kegiatan HKBP, selalu diingatkan kepada semua umat pentingnya lingkungan yang sehat. Selain concern soal lingkungan, HKBP juga berkeyakinan Kota Tarutung khususnya dan seluruh kawasan Tapanuli Utara dapat menjadi daerah tujuan wisata rohani yang bebas dari prostitusi, judi dan illegal logging.

“Selain lingkungan, HKBP terus menyerukan kepada setiap orang Kristen agar membantu menjadikan wilayah ini, khusus Tarutung dan Tapanuli Utara menjadi tujuan wisata rohani yang bebas dari segala bentuk prostitusi dan perjudian,” kata Ephorus.

Ditanya soal peran serta penegak hukum yang lebih berkompeten membasmi penyakit masyarakat itu, Ephorus mengatakan, memang seharusnya aparat penegak hukum tanpa diminta sudah tahu bagian tugasnya itu.

“Tanpa kita serukan, seharusnya itu memang sudah tugas aparat. Namun HKBP juga berperan untuk menyerukan kepada umatnya dan seluruh warga, agar turut anti kepada prostitusi, perjudian, Narkoba dan perusakan lingkungan seperti penebangan hutan secara illegal,” kata Ephorus. (C8/f)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments