Kamis, 19 Sep 2019

Gereja Peduli Lingkungan, Rumah Eko HKI Diresmikan di P Siantar

admin Minggu, 09 Juni 2019 09:56 WIB
SIB/ Meily Saragih
GUNTING PITA: Asia Coordinator LWF Tetty Aritonang bersama Vice President LWF untuk Asia Desry Sumbayak melakukan pengguntingan pita pada peresmian Rumah Eco HKI, Selasa (4/6) di P Siantar
Pematangsiantar (SIB) -Vice President Lutheran World Federation (LWF) untuk Asia Desry Sumbayak didampingi Asia Coordinator LWF Tetty Aritonang melakukan pengguntingan pita peresmian Rumah Eco HKI, Selasa (4/5) di Kantor Pusat HKI Jalan Melanthon Siregar Kota Pematangsiantar.

Kemudian dilakukan pembukaan kunci oleh Pdt DR Bonar Lumbantobing didampingi Sekjen HKI Rev DR Batara Sihombing MTh, serta dilanjutkan dengan peninjauan bersama Sekjen GKPS Pdt Paul Ulrich Munthe PhD , Pdt Jansen Simanjuntak dan jemaat.

Sekjen HKI Rev DR Batara Sihombing mengungkapkan HKI membuka Rumah Eco HKI ( Galeri dan Tea House) sebagai tempat untuk mempromosikan hasil-hasil kerajinan dengan pendaurulangan sampah seperti tas, tempat tissue dan lainnya. Juga dapat menjadi tempat diskusi. Dengan memanfaatkan barang-barang bekas akan mengurangi sampah dan semakin mencintai lingkungan.

Pada kesempatan tersebut pihaknya mengajak gereja dan para pemuda untuk mengurangi sampah agar lingkungan semakin menjadi sehat juga kedepannya untuk lebih mencintai lingkungan hidup.

Rumah Eco HKI merupakan salah satu alat pelayanan HKI yang fokus pada pemasaran produk-produk hasil karya gereja dan masyarakat yang berbasis kelestarian lingkungan hidup yang dikemas dalam bentuk galeri dan dikombinasikan dengan Tea House.

Sementara itu Project Coordinator Pdt Ramayanti S mengungkapkan peresmian ini bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup sedunia. Untuk itulah semua gereja dan jemaat diajak semakin memperhatikan lingkungan hidup .

Diharapkan dengan hadirnya tempat tersebut nantinya menjadi sarana sekaligus mengajak kita untuk semakin memperhatikan lingkungan termasuk nilai-nilai budaya. Juga dapat menampung wira usaha jemaat .

Asia Coordinator LWF Tetty Aritonang mengungkapkan HKI menjadi gereja pertama yang menggerakan penggunaan produk-produk yang ramah lingkungan. Sehingga diharapkannya untuk dapat menggandeng gereja lainnya.

Serta diharapkan menjadi wadah membantu para pengerajin lokal untuk memasarkan hasil-hasil kerajinan yang dihasilkan berdasarkan ekologi, teologi, budaya dan teknologi. HKI lanjutnya menjadi pioner dan inspirasi bagi gereja-gereja lainnya di Kota Pematangsiantar.

Sekjen GKPS Pdt Paul Ulrich Munthe PhD mengungkapkan dengan adanya Rumah Eco HKI nantinya akan menjadi inspirasi bagi pihaknya untuk dapat membangun sarana seperti itu, sekaligus semakin mensosialisasikan kepada jemaat akan pentingnya mencintai lingkungan. (S04/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments