Jumat, 23 Agu 2019

Gereja ONKP Naga Tongah Pamatangraya Simalungun Memprihatinkan

* Sinenge Yarudi Zai Menaruh Harapan pada Donatur
admin Minggu, 24 Februari 2019 14:20 WIB
SIB/Jheslin M Girsang
GEREJA ONKP: Sinenge (Guru Jemaat) ONKP Naga Tongah, Yarudi Zai (kanan) didampingi Snk Faebua Dodo Gulo diabadikan di depan Gereja ONKP Naga Tongah Kelurahan Pamatangraya-Simalungun, Kamis (21/2). Mereka berharap uluran tangan donatur untuk kelanjutan pembangunan gereja tersebut.
Simalungun (SIB) -Gedung Gereja ONKP (Orahua Niha Keriso Protestan) di Naga Tongah Kelurahan Pamatangraya Kecamatan Raya, Simalungun memprihatinkan.

Amatan SIB, Kamis (21/2), kondisi bangunan gereja tersebut berdinding tepas, tiang penyangga dari bambu, berlantai tanah,dan atap seng.

Gereja itu berukuran sekira 5 meter x 10 meter yang letaknya cukup strategis di pinggiran jalan provinsi jurusan Pematangsiantar-Saribudolok dan hanya berjarak sekira 1 Km dari Pasar Modern Pamatangraya sebagai pusat ibukota Kabupaten Simalungun.

Sinenge (Guru Jemaat) ONKP Naga Tongah, Yarudi Zai didampingi Snk Faebua Dodo Gulo saat ditemui SIB di lokasi gereja tersebut mengutarakan, Gereja ONKP Naga Tongah mulai berdiri, 25 Oktober 2015. Sejak saat itu terus mengalami perkembangan iman dan hingga kini jumlah jemaatnya sudah mencapai 85 jiwa, termasuk anak-anak Sekolah Minggu.

"Kami bersyukur punya bangunan gereja, walaupun sangat sederhana dan masih darurat. Tuhan itu kasih, Dia Maha Baik," ujarnya.
Mayoritas Jemaat ONKP Naga Tongah menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Bahkan cukup banyak sebagai buruh tani yang merupakan warga pendatang di Tanoh habonaron do bona". Mereka berasal dari Kepulauan Nias.

"Kami tetap bersyukur meskipun secara umum kami adalah petani. Tapi kami tetap beriman, dengan topangan doa serta dukungan moral dan materil dari para jemaat, kami dapat beribadah di Gereja ONKP Naga Tongah," urainya.

Menurutnya, para jemaat sangat mendambakan pembangunan Gereja ONKP Naga Tongah. Proses pembangunannya sudah dimulai, namun terbentur anggaran. Sebanyak 4 tiang beton penyangga sebenarnya telah dibangun, tapi belum bisa dilanjutkan.

Yarudi Zai berharap uluran tangan donatur untuk dapat melanjutkan proses pembangunan Gereja ONKP Naga Tongah. Sejumlah proposal, katanya sudah diedarkan kepada donatur tapi belum terealisasi.

"Kami berharap dukungan untuk pembangunan Gereja ONKP Naga Tongah dari pihak manapun, terutama masyarakat Nias. Kami masih merasakan segala keterbatasan, khususnya materil dan jaringan koneksi," tuturnya.

Bagi donatur yang ingin menyalurkan tali asihnya untuk kelanjutan pembangunan Gereja ONKP Naga Tongah, bisa menghubungi nomor handpone Yarudi Zai di nomor HP. 085270176776. (D05/c)
T#gs Pematangraya SimalungunGereja ONKP Naga Tongah
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments