Jumat, 24 Jan 2020

China Buat Rekor Baru Cetak 200 Juta Alkitab

redaksi Minggu, 17 November 2019 16:01 WIB
satuharapan.com
China cetak 200 juta Alkitab

Nanjing (SIB)
Perusahaan percetakan di China, Amity Printing Company (APC) membuat rekor dunia baru dalam mencetak salinan Alkitab yang telah mencapai 200 juta Alkitab.


APC memproduksi Alkitab lebih cepat dan sangat cepat. Sebanyak 100 juta Alkitab pertama yang dicetak oleh perusahaan yang berbasis di Nanjing itu memakan waktu 25 tahun. Pada tahun 2012 menjadi tonggak sejarah baru bagi mereka karena telah mencetak sebanyak 100 juta Alkitab.


Dalam rentang waktu tujuh tahun saja dari tahun 2012-2019, Amity Press telah menghasilkan lagi 100 juta Alkitab.


"Dari 200 juta Alkitab yang dicetak, lebih dari 85 juta eksemplar dicetak dan didistribusikan untuk para pembelot di Tiongkok, termasuk Alkitab Braille dan Alkitab dalam 11 bahasa etnik minoritas," kata Qiu Zhonghui, Ketua Dewan Yayasan Amity pada puncak Perayaan 200 juta Alkitab, seperti dilansir dari eternitynews.com.au, Kamis (14/11).



"Itu adalah perayaan yang luar biasa dari kemitraan antara Amity Foundation, gereja di China, dan gereja di seluruh dunia dan menunjukkan dampak luar biasa yang dapat dibuat ketika kita bersatu bersama di balik sebuah visi," kata Melissa Lipsett, COO Bible Society Australia.


"Tonggak sejarah yang luar biasa ini melambangkan Alkitab yang ditempatkan di tangan dan hati jutaan orang Kristen China yang patut diperhatikan, dan 'hanya Tuhan' yang luar biasa!" katanya.


Eternity menceritakan bahwa pencetakan Alkitab itu dimulai kembali di China pada 1980-an melalui peran penting seorang warga Australia, David Thorne.


Amity Press menempati pabrik modern seukuran dua oval AFL di Nanjing, salah satu kota yang berkembang pesat di China. Enam ratus staf mencetak, mengikat, dan mengirimkan Alkitab dan buku-buku lainnya.


"Para pendeta kami menyukai Alkitab dan mereka menggunakan bahasa yang dapat dimengerti, pengajaran yang relevan dan ilustrasi menarik untuk memberitakan dan mengajarkan kebenaran Alkitab secara akurat dan jelas," kata Rev Xu Xiaohong, Ketua Three Self Patriotic Movement, Gereja Protestan di Tiongkok, pada perayaan 200 juta Alkitab itu.


"Orang-orang percaya kita menyukai Alkitab, memandang Firman Allah sebagai pelita bagi kaki. Mereka membaca Alkitab untuk menaati kebenaran, memuliakan Allah dan memberi manfaat kepada orang-orang, memberikan kesaksian dalam pelayanan komunitas," katanya. (sh.com/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments