Minggu, 17 Nov 2019

22 Pendeta GBKP Ikuti Pelatihan Servant Leader

* Bupati Karo: Jadilah Pemimpin yang Berkarisma
admin Minggu, 23 Juni 2019 16:29 WIB
SIB/Dok
PAPARAN: Bupati Karo Terkelin Brahmana memberikan paparan dihadapan 22 pendeta GBKP dalam pelatihan servant leader, Jumat (21/6) malam di rumah dinas bupati Karo.
Tanah Karo (SIB) -Dalam rangka meningkatkan kepemimpinan para pendeta, Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) mengadakan pelatihan servant leader kepada 22 pendeta, bekerjasama dengan Pt Analgin Ginting dan Ir Elia Masa Ginting Manik. Untuk mengisi pembekalan pembelajaran tentang model kepemimpinan, pendeta juga berbagai pengalaman dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana terkait pengalamannya selama menjabat sebagai bupati Karo.

Hal ini disampaikan Pdt Sarianto Purba selaku Kabid Sumber Daya Manusia (SDM) GBKP, Jumat (21/6) malam di rumah dinas bupati Karo di Kabanjahe. Menurutnya, kehadiran para pendeta ingin berbagi pengalaman terkait konsep dan aturan kepemimpinan yang benar. Disamping itu juga, program servant leader merupakan agenda Moderamen GBKP, awalnya direncanakan akan diikuti sebanyak 100 pendeta, setelah diseleksi menyusut menjadi 50 pendeta, dan keputusan akhir pendeta yang berhak mengikuti pelatihan pembelajaran kepemimpinan sebanyak 22 pendeta, katanya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyambut baik program GBKP. Terkelin menyampaikan terimakasih, serta mengaku sangat terkesan karena diberikan kesempatan satu malam sebagai guru untuk berbagi pengalaman dalam memimpin Tanah Karo simalem ini, ujarnya.

Menurutnya, ada dua konsep kepemimpinan, berdasarkan pengalaman yang sudah dilaluinya yaitu sebagai proses dan sebagai atribut. Sebagai proses, mengalir seperti air, tidak merekayasa dan kepemimpinan difokuskan kepada proses, dimana pemimpin harus menggunakan pengaruhnya untuk memperjelas tujuan organisasi bagi para pegawai, bawahan atau yang dipimpinnya. Memotivasi mereka untuk mencapai tujuan tersebut, serta membantu menciptakan suatu budaya produktif, inovatif, kreatif, kerja ihklas dan tuntas.

Sedangkan dari sisi atribut, menurut Terkelin Brahmana bahwa kepemimpinan adalah kumpulan karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Oleh karena itu, pemimpin dapat didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain tanpa menggunakan kekuatan, sehingga orang-orang yang dipimpinnya menerima dirinya sebagai sosok yang layak memimpin mereka.

Untuk itu, Terkelin berharap agar pendeta dapat mengubah perilaku jemaat GBKP Karo, pendeta harus semakin banyak mendapat pelatihan supaya lebih kapabel dan tangkas dalam pelayaannya di jemaat.

"Ciptakan jemaat yang mandiri dan berdedikasi, jangan hadir cuman di bulan Desember atau pada saat Natal saja, namun jemaat semakin rajin ke gereja. Pergunakan kesempatan yang ada untuk melayani. Jadilah seorang pemimpin berkarisma yang memiliki kriteria sebagai seorang yang tinggi tingkat kepercayaan dirinya, berkeyakinan, idealisme, mampu mempengaruhi orang lain serta mampu berkomunikasi secara persuasif dan memotivasi para bawahannya," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara servant leader, staf ahli bupati Karo Agustin Pandia, Kepala Dinas Parawisata Ir Mulia Barus, Kadispora Robert Perangin-angin, Kadis Kesehatan drg Irna Safrina Meliala, Kadis Kesbang Tetap Ginting, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak dr Hartawaty Br Tarigan, Kabag Kesra Maria Br Barus dan Moderamen GBKP. (K01/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments