usxii
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Ratusan Warga Desa Sampun Karo Heboh, Mayat Wanita Dikubur OTK di Ladang Jeruk * Ditemukan dengan Kedua Tangan Keluar dan Lidah Menjulur * Kapolres Karo dan Kasat Tinjau Lokasi

Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on November 13th, 2009

T Karo (SIB)
Belum diketahui identitas dan apa motifnya, wanita diduga paroh baya, Kamis (12/11) ditemukan warga dikubur di kebun jeruk Nd Sehat Br Sembiring di Desa Sampun Kecamatan Dolat Rayat, Karo. Wanita yang di duga ditaksir korban pembunuhan itu, ditemukan Jeri Peranginangin dan Zainal Barus, Kamis (12/11) sekitar pukul 07.30 WIB saat mereka bersama pembeli jeruk Nd Sehat meninjau kebun jeruk mereka yang mulai masak. Alangkah terkejutnya Jeri Peranginangin dan Zainal Barus bersama pemilik ladang Nd Sehat dan Bp Sehat melihat kedua tangan korban terjungkai menengadah dah ke langit dan melihat gundukan tanah persis di tanaman bawang pre yang merupakan tanaman tumpang sari dari jeruk Nd Sehat sekitar 10 meter dari gubuknya.
Atas kejadian tersebut, pemilik kebun Nd Sehat dan Bp Sehat pun berlari “pontang-panting” memberitahu kepada Kepala Desa Siden Bukit dan polisi. Sekejab, kebun jeruk spontan padat dikerumuni warga, Rabu (11/11) siang.
Kapolres Karo AKBP Drs Ignatius Agung Prasetyoko SH MH didampingi Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar bersama sejumlah staf, Camat Dolat Rayat, Mulyanta Tarigan SSos segera terjun ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Kepada SIB, Kapolres Karo belum dapat merinci apa motif membuat wanita diperkirakan berusia 25 tahun ini mati dan dikubur di perladangan jeruk milik warga Desa Sampun. Identitas apa pun belum ditemukan dari lokasi selain sejumlah pakaian wanita dan lipstick diikat dalam goni plastik diduga milik korban ditemukan di gubuk Nd Sehat. Kita akan mengusut ini, apa motif dan siapa korban ini, kita gak bisa menduga-duga, ujar Kapolres kepada wartawan setelah mayat dibongkar dan dibawa ke RSU Kabanjahe untuk divisum.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, di tubuh korban tidak ditemukan bekas penganiayaan. Tidak ada luka atau lainnya. Korban diperkirakan tidak mati di lokasi penguburan dan diperkirakan sudah meninggal 2-3 hari sebelum dikubur OTK tersebut. Hanya, saat ditemukan, lidah korban menjulur ke luar,” tambah Lukmin Siregar.
Nd Sehat pemilik kebun jeruk maupun dua warga, Jeri Peranginangin dan Zainal Barus yang dikonfirmasi SIB, Kamis (12/11) di lokasi kejadian, mengaku terkejut atas ditemukannya mayat dikubur seadanya di perladangan jeruknya.
“Nderbih ciger dengakalnge aku mulih juma enda nari. Nuan bawang pre aku. Lengabo lit mayat e. (Baru semalam siang pukul 12 aku pulang dari ladang ini. Menanam bawang pre aku. Belum ada mayat ini-red),” ujar Nd Sehat dan Zainal Barus. Tolonglah segera beritahu kami, siapa mayat ini dan siapa yang membunuh dan siapa yang menguburnya di ladang kami ini. Kami ketakutan sekali,” ujar Nd Sehat dan sejumlah warga. (M37)

Comments are closed.