Hotel GM
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Peti Mati Dibuka, Michael Jackson Seperti Tidur

Posted in Berita Utama by Redaksi on Juli 12th, 2009

Los Angeles (SIB)
Meski penasaran massa, khususnya fans fanatik belum terpuaskan karena tidak melihat wajah terakhir si king of pop, namun kerabat Michael Jackson melukiskan bahwa mayat Jacko dilihat seperti sedang tidur saja.
People, Sabtu (11/7) melaporkan, saat misa khusus keluarga di kapel Forest Lawn, Hollywood Hills, sebelum jasaf Jacko —demikian mantan istri Marie Elvis Presley itu disapa dekat— dibawa ke Stapeles Centtre, seluruh keluarga diperkenankan melihat wajahnya.
David Fossett, sepupu Jacko, mendeskripsikan jenazah sang bintang begitu bersih seolah mengisyaratkan Jacko terbaring tenang dan tampak amat damai.
Saat penutup peti mati dibuka, cerita Fossett, seluruh anggota keluarga saling bertukar cerita dan menangis. Fossett selama ini tinggal di tempat kelahiran Jacko di Gary, Indiana. Ia melihat anak-anak Jacko —’Prince’ Michael (12 thn), Paris (11 thn) dan Prince Michael II (7 thn)— terus menerus menangis dan tak ingin berpisah dari Jacko.
Kepedihan dan kekaguman pada Jacko itulah antara lain yang membuat Paris ingin menuangkannya di lagu. Terinspirasi saat menghadapi jasad Jacko dan ucapan sejumlah superstar seperti Mariah Carey, Stevie Wonder, Usher memacu semangatnya untuk menciptakan lagu.
Paris ngotot ingin masuk studio rekaman meskipun keluarganya melarang. Paris mengaku sudah konsultasi pada tantenya, Janet Jackson yang memberi dorongan. Janet adalah saudara perempuan yang paling dekat dengan Jacko. Paris tahu Janet yang paling memberi dukungan pada Jacko sepanjang karier dan kala menghadapi persoalan hukum.
Akan langkah itu, Joe Jackson jadi luruh dan mendukung langkah cucunya untuk terjun ke bidang tarik suara. Joe Jackson yang bertangan besi demi kesuksesan Jackson Five — Jackie, Tito, Jermaine, Marlon, Michael dan Randy— hingga menjadi bintang, yakin jika Paris dan Blanket berkiprah di dunia hiburan, akan berhasil. Joe bilang, darah seni keluarga Jackson mengalir deras dalam tubuh cucunya.
Joe sudah lama melihar bahwa pada Paris dan Blanket ada bakat suara dan putra ketiga Jacko lebih dahsyat karena mampu menari seperti ayahnya. Dengan kondisi itu, Joe memprediksi ketiga anak Jacko setangguh si legenda musik pop itu. (t/r10/d)

Comments are closed.