stmiksmxii
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Usai Nonton Film Porno, 5 Pemuda Perkosda Gadis ABG di Medan

Posted in Kriminal by Redaksi on Juli 15th, 2010

Medan (SIB)
Seorang gadis ABG berusia 14 tahun sebut saja Bunga (nama samaran) warga Medan, Rabu (14/7) didampingi kedua orangtuanya bersama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Medan mengadu ke UPPA (Unit Pelayanan Perempuan dan Anak) Poltabes Medan.
Pasalnya Bunga telah diperkosa oleh sepupunya sendiri D bersama 4 temannya. Penuturan kedua orangtuanya kepada SIB di Mapoltabes Medan mengatakan, kejadiannya berawal, pada 6 Juli 2010 lalu, korban sedang berada di rumahnya sendirian. Kemudian datang sepupunya D (buron) bersama 4 temannya ke rumah korban.
Kemudian D bersama teman-temannya memutar kaset film porno. Setelah usai menonton, D yang sudah naik birahinya langsung menghampiri korban yang berada di dalam kamar. Lalu menyuruh Bunga untuk membuka bajunya. Mendapat suruhan yang tidak senonoh tersebut, korban tidak mau dan menyuruh D untuk keluar dari kamarnya.
Namun pelaku yang nafsu birahinya memuncak langsung mengambil pisau dan mengancam korban akan membunuhnya bila tidak menuruti permintaannya sambil menempelkan pisau tersebut ke leher Bunga. Mendapat ancaman tersebut, gadis bertubuh kurus itupun diam saja. Kemudian D mengoyak baju korban. Setelah itu, pelaku memperkosa korban.
Usai melampiaskan nafsunya, keempat teman D juga ikut memperkosa korban secara bergiliran. Setelah puas mereka meninggalkan Bunga begitu saja dan D kembali mengancam akan membunuhnya bila menceritakannya kepada orangtuanya atau kepada orang lain.
Awalnya korban takut menceritakan kejadian yang sudah menimpa dirinya. Namun lama-kelamaan akhirnya Bunga menceritakan kejadian tersebut kepada kedua orangtuanya dan merekapun langsung pergi membuat pengaduan ke Polsekta Medan Barat. Namun ditolak karena belum ada visum.
Kemudian mereka pergi ke kantor KPAID Medan untuk menceritakan kejadiannya. Setelah itu didampingi pihak KPAID Medan merekapun langsung menuju Mapoltabes Medan membuat pengaduan. Sekarang ini kasusnya masih dalam proses di Mapoltabes Medan. (M16/n)

Comments are closed.