Surya Tour
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Hak Angket Century, KAMMI Ancam Anggota Pansus Jika Tak Serius

Posted in Berita Utama by Redaksi on Desember 24th, 2009

Jakarta (SIB)
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta pansus tidak main-main dalam menuntaskan skandal Bank Century. KAMMI pun mengancam anggota pansus.
“Kalau bapak main-main, saya selaku pengurus organisasi di Sumut akan memastikan tidak ada pencitraan yang baik buat bapak,” ujar Ketua KAMMI Aceh Muaz Munawar saat audiensi dengan pansus Hak angket Century, Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/12).
Ancaman tersebut diperuntukan kepada Chairuman Harahapa yang merupakan salah satu politisi Golkar asal Sumutera Utara. Tidak hanya Chairuman anggota pansus lain pun mendapat ancaman.
“Buat yang lain juga demikian, jangan berharap bisa kembali ke daerah masing-masing dengan aman. Karena kami sudah tahu semua tentang bapak-bapak,” tambah Muaz.
Usai menyampaikan pendapatnya secara personal, KAMMI kemudian membacakan pernyataan sikapnya terkait penuntasan Bank Century.
“Untuk menjaga kewibawaan pemerintah maka Boediono-Sri Mulyani harus diturunkan dari jabatannya,” pungkas Ketua Bidang Kebijakan Stategis KAMMI Agung Andri.
Mahasiswa Datang Anggota Pansus Century Menghilang
Setelah mendatangkan para saksi terperiksa beberapa hari terakhir, Pansus angket Century hari ini melakukan audiensi dengan ormas dan perwakilan mahasiswa. Namun karena masa reses, hanya 3 anggota pansus yang hadir.
“Kenapa cuma tiga yang hadir, karena ini reses pertama. Banyak yang ingin bertemu dengan konstituennya,” ujar Ketua Pansus Idrus Marham ketika membuka audiensi dengan mahasiswa di Gedung Pansus Komplek MPR/DPR Senayan, Jakarta, Rabu (23/12).
Selain ketua pansus, hadir dalam audiensi kali ini Ruhut Sitompul dan politisi Golkar Chairuman Harahap.
Semula audiensi ini dijadwalkan mulai pukul 11.00 WIB dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Namun hingga pukul 12.00 WIB tidak ada penambahan anggota pansus. Audiensi pun dibuka dengan menggabungkan antara KAMMI dengan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).
“Sebenarnya kami menyayangkan karena cuma 3 orang yang hadir. Ini preseden buruk karena kami adalah rakyat dan anda adalah wakil kami,” ujar salah seorang dari KAMMI.
Dalam audiensi tersebut perwakilan KAMMI yang datang sekitar sepuluh orang, sedangkan dari HMI kurang lebih 30 anggota.
Idrus Marham Dikado Merpati Putih, Tikus Putih & Kerupuk
Ketua Pansus Angket Century Idrus Marham sumringah. Dia dihadiahi merpati putih, tikus putih dan kerupuk oleh aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Hadiah merupakan pesan dalam menangani kasus Century.
“Saya beri Bapak burung putih supaya Pansus ini menjadi penyampai pesan yang baik namun tidak terkungkung di ruangan ini. Semoga Pansus bisa bebas dalam mengungkap kebenaran,” ujar salah seorang perwakilan dari HMI saat memberikan burung merpati putih dalam sangkar kepada Idrus di Gedung DPR, Senayan, Rabu (23/12).
Idrus lalu melepas merpati tersebut. Merpati terbang namun sempat jatuh karena menabrak salah satu dinding di DPR.
Sedangkan tikus yang diberikan pada Idrus merupakan simbol agar koruptor di Gedung DPR ini bisa diringkus dan tidak berkeliaran lagi di Gedung DPR.
Idrus langsung menutup tikus ke dalam kerangka bambu. Sedangkan kerupuk bermakna agar Pansus nantinya tidak melempem dalam mengungkap kasus. Krupuk itu berbentuk bundar, putih dan berjumlah 3.
“Ini semuanya simbol dan menurut saya baik. Kita akan pantau bersama jalannya Pansus ini dan adik bisa datang kapan saja,” kata Idrus sumringah.
Mahasiswa langsung meninggalkan ruang Pansus. Rencananya pada pukul 15.00 WIB Idrus akan menemui facebookers dan Forum Umat Islam (FUI). (Detikcom/p)

Comments are closed.