Surya Tour
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Pengadilan Inggris Keluarkan Surat Penangkapan Bagi Mantan Menlu Israel

Posted in Luar Negeri by Redaksi on Desember 16th, 2009

London (SIB)
Pengadilan Inggris mengeluarkan surat penangkapan bagi mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni dengan dakwaan kejahatan perang. Israel langsung mengecam surat penangkapan itu.“Situasi saat ini telah berubah menjadi tidak dapat ditolerasi, ini adalah waktunya perubahan,” kata duta besar Israel untuk Inggris Ron Prosor kepada radio militer. ‘Saya yakin jika pemerintah Inggris akan memahami bahwa ini adalah waktunya untuk bereaksi dan tidak puas dengan deklarasi.”
Surat kabar tersebut dalam satu artikel yang diterbitkan melalui Internet, Senin (14/12), melaporkan hakim pengadilan Westminster mengeluarkan surat penangkapan itu atas permintaan para pengacara yang bertindak buat orang Palestina yang menjadikorban pertempuran di Jalur Gaza awal tahun ini. Surat penangkapan itu belakangan dicabut, setelah pengadilan menyadari bahwa Livni –yang mulanya dijadwalkan berpidato dalam satu pertemuan di London, akhir pekan lalu– tak berada di Inggris.
Kantor Livni mengatakan bahwa lawatan itu ditunda akibat masalah jadwal. Seorang juru bicara bagi Kementerian Luar Negeri mengatakan kepada AFP bahwa adalah penting untuk mempelajari dampak dari perintah itu.
“Inggris Raya bertujuan untuk melakukan semua yang diperlukan guna mempromosikan perdamaian di Timur Tengah, dan menjadi mitra strategis dari Israel,” katanya. “Untuk melakukan itu, pemimpin Israel perlu untuk dapat datang dan berunding dengan pemerintah Inggris. Kami melihat dengan cermat dampak dari kasus ini.”
Kelompok hak asasi manusia dan penyelidik PBB menuduh Israel melakukan kejahatan perang di Jalur Gaza selama serangan 22 hari terhadap pejuang Hamas. Dalam serangan tersebut, lebih dari 1.400 orang Palestina meninggal, jumlah yang dibantah oleh Israel. Livni, yang memimpin Partai Kadima, yang beroposisi, memainkan peran penting dalam peluncuran serangan itu. Kantor Urusan Luar Negeri mengatakan kantor tersebut sedang “meneliti kasus itu secara seksama”.
“Inggris bertekad untuk melakukan semua yang dapat dikerjakannya untuk meningkatkan perdamaian di Timur Tengah dan menjadi mitra strategis buat Israel,” kata wanita jurubicara kantor tersebut. “Untuk melakukan ini, para pemimpin Israel perlu dapat datang ke Inggris untuk berbicara dengan pemerintah Inggris.” Kementerian Kehakiman Inggris menyatakan takkan mengomentari kasus perorangan dan Kementerian Dalam Negeri juga tak bersedia memberi komentar.
Pada September, beberapa kelompok pro-Palestina gagal membujuk satu pengadilan London agar mengeluarkan surat penangkapan bagi Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak –yang juga mereka tuduh melakukan kejahatan perang. Pengadilan tersebut menyatakan Barak, yang menghadiri konferensi tahunan partai Buruh, yang memerintah, dan bertemu dengan Perdana Menteri Gordon Brown, memiliki kekebalan diplomatik.
Pada 2005, seorang mantan jenderal Israel, Doron Almog, menghindari penangkapan di Inggris dengan kembali ke Israel tanpa meninggalkan pesawat yang telah membawanya mendarat di london setelah dia mengetahui adanya perintah penahanan terhadapnya. (Ant/Rtr/m)

Comments are closed.