Hotel GM
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Diserang Pria Gila, Sistem Keamanan pada PM Berlusconi Dipertanyakan

Posted in Luar Negeri by Redaksi on Desember 16th, 2009

Milan (SIB)
Aduh! Begitulah reaksi setiap penonton menyaksikan tayangan penyerangan pada PM Italia Silvio Berlusconi. Semuanya bisa membayangkan bagaimana sakitnya hantaman replika katedral gotik Milan yang cukup berat itu pada orang nomor satu di Italia pada Minggu (13/12) tersebut.
Insiden yang menjadi perhatian dunia ini memicu pertanyaan atas kompetensi keamanan pada pria 72 tahun tersebut. Peristiwa itu “membuktikan lewat cara yang mengkhawatirkan bahwa sistem perlindungan pada kepala pemerintahan tidak efektif dan memiliki celah,” kata anggota DPR Carmelo Briguglio, yang juga anggota panel keamanan parlemen, seperti dilansir AFP, Selasa (15/12).
Jubir Berluscono, Paolo Bonaituti menyatakan, Berlusconi baru-baru ini mengeluh padanya,”Sepertinya ada kebencian yang muncul, apakah kamu berpikir sesuatu akan terjadi?” Mendagri Roberto Maroni menyatakan sistem keamanan pada bosnya baik-baik saja, jauh dari cela.
Sejumlah pemimpin dunia termasuk Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, PM Rusia Vladimir Putin dan PM Inggris Gordon Brown, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Paus Benedict XVI mengirim pesan simpati pada Berlusconi.
Menlu AS Hillary Clinton juga menyatakan keprihatinannya saat bertelepon dengan mitranya, Menlu Franco Frattini. Permintaan perdana Berlusconi pada hari Senin (14/12) adalah melihat halaman pertama koran-koran yang memuat soal penyerangan oleh Massimo Tartaglia yang punya sejarah sakit jiwa selama 10 tahun itu. Foto Berlusconi berdarah-darah mendominasi halaman depan pers Italia. Pemilik klub AC Milan ini sekarang didera masalah politik, bisnis dan pribadi.
PM Berlusconi Dirawat Hingga Rabu, Penyerang Minta Maaf
Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi akan dirawat di rumah sakit hingga hari ini (Rabu,16/12) setelah dilempar patung oleh Massiomo Tartaglia hingga dua gigi tanggal dan hidungnya retak. Sedangkan Tartaglia telah meminta maaf atas serangannya yang dia sebut “dangkal, pengecut dan tanpa pikir panjang”.
PM berusia 72 tahun itu yang dihantam dengan patung kecil yang cukup berat pada Minggu (13/12) itu sepertinya tidak bisa meninggalkan rumah sakit sebelum Rabu. Demikian dikatakan dokter yang merawatnya, Alberto Zangrillo, pada kantor berita ANSA dan dilansir AFP, Selasa (15/12).
“Situasi telah membaik namun kondisi Berlusconi membutuhkan perhatian teliti,” kata Zangrillo. Menurutnya, Berlusconi baru bisa kembali bekerja sekitar 10 hari lagi.
Saat ini Berlusconi menderita sakit kepala dan sulit makan. Lukanya juga meliputi goresan cukup dalam di bawah mata kirinya dan dua gigi tanggal. Zangrillo menyatakan, Berlusconi kehilangan setengah liter darah akibat penyerangan saat dia melakukan kegiatan politik di Milan, kampung halaman Berlusconi.
Sang penyerang, Tartaglia, yang ditangkap tak lama setelah penyerangan, merilis surat melalui pengacaranya pada Senin malam untuk mengucapkan permintaan maaf. “Saya tidak mengenali diri saya sendiri,” kata pria 42 tahun ini. Tartaglia menambahkan, dia melakukan aksi itu seorang diri dan bukan merupakan bentuk militansi atau afiliasi politik tertentu. Tartaglia diketahui memiliki sejarah sakit jiwa selama 10 tahun. Dia terancam 5 tahun penjara. (detikcom/m)

Comments are closed.