unita
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

PD: Boediono Wajib Datang Jika Dipanggil Pansus

Posted in Berita Utama by Redaksi on Desember 8th, 2009

Jakarta (SIB)
Partai Demokrat (PD) menghargai pembentukan Pansus angket skandal Bank Century. Bahkan PD mendukung penuh upaya pemanggilan orang-orang tertentu, termasuk wakil presiden Boediono.
“Karena hak angket sudah disahkan maka yang dipanggil wajib datang. Siapa pun juga, Boediono pun yang dipanggil wajib datang,” ujar Sekjen PD Amir Syamsuddin dalam keterangan pers di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Senin (7/12).
Amir menuturkan, Pansus angket saat ini termasuk yang memegang kendali penyelesaian skandal Bank yang kini bernama Bank Mutiara itu. Karena itu Pansus dipersilahkan menggunakan data-data yang ada dan memanggil orang-orang yang dianggap penting untuk membukan skandal ini.
“Pansus angket dipersilahkan menggunakan data yang ada dan mau periksa siapa saja,” terang pria yang berprofesi sebagai advokat ini.
Amir juga membantah ketidakeriusan PD dalam Pansus Century ini. Menurutnya, waktu itu PD memilih diam dan tidak bicara karena masih menunggu audit BPK. Setelah audit sudah keluar dan Pansus telah terbentuk, PD akan mengawal pengusutan skandal ini.
“Kami mendukung kerja Pansus. Apalagi arahan Pak SBY seperti itu,” tutupnya.
Pansus Century Pertama Kali Akan Panggil Ketua BPK
Pansus Angket Bank Century akan memanggil sejumlah pihak. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution dijadwalkan akan dimintai keterangan pertama kali oleh Pansus Angket Century.
“Kemungkinan yang pertama kita panggil adalah ketua BPK,” kata Ketua Pansus Angket Century, Idrus Marham, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/12).
Alasan BPK dipanggil pertama kali, menurut Idrus, hasil audit BPK yang sudah diserahkan kepada DPR akan dipakai sebagai data awal.
Selain BPK, kata Idrus, Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Kuangan (KSSK) akan dipanggil untuk pendalaman. “Jangan kita lompat sana, lompat sini. Kita urut-urutan,” ujar dia.
Dikatakan dia, Pansus Angket Century juga tidak menutup kemungkinan memanggil ahli ekonomi dari luar maupun ahli dari BPK.
Pansus Angket Century, lanjut Idrus, belum akan menggunakan hasil invenstigasi dari Tim 9. Namun, akan menggunakan audit BPK sebagai dasar.
“Maaf hasil tim investigasi Tim 9 belum lengkap. Misalnya, rapat Gubernur Bank Indonesia pukul 22.00 WIB, prosesnya apa, yang hadir siapa tidak jelas. Lalu, rapat tertutup KSSK juga tidak jelas. Lalu rapat konsultasi KSSK 21 November pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB. Tetapi, tidak ada hasilnya. Jadi maaf saja, kita tetap memulai dari awal,” papar politisi Partai Golkar ini.
Pansus Angket Century akan rapat pleno mengenai mekanisme pengusutan pada 14 Desember 2009.(aan/van)

Comments are closed.