PPSLB se-Dunia Aksi Amal Bedah Bibir Sumbing di Bona Pasogit
Medan (SIB)
Pengurus PPSLB (Persatuan Punguan Siraja Lumbantobing Boru/Bere) se-dunia “turun” ke bona pasogit untuk melakukan aksi sosial berupa operasi bibir sumbing secara gratis kepada penderita bibir sumbing tanpa memandang latar belakang. Aksi amal itu akan dilaksanakan sejak tanggal 9 hingga 10 Oktober 2008.
Kedatangan para pengurus PPSLB se-dunia yang terdiri dari Ketua Drs Simon Lumbantobing, Drs Maringan Lumbantobing, Tumbur Lumbantobing disambut Ketua DPD PPSLB Sumut Ir Erwin Lumbantobing dan Penasehat Jannus L Tobing di Bandara Polonia Medan, Kamis (9/10).
Simon Tobing yang didampingi istri kepada wartawan mengatakan, aksi sosial yang dilaksanakan PPSLB kali ini fokus pada operasi bibir sumbing gratis kepada 33 anak-anak dari Taput dan 5 dari Sibolga. “Jumlah itu bukan dibatasi, tetapi karena memang hasil survey yang dilakukan sebelumnya memang itulah penderita bibir sumbing di daerah itu,” katanya.
Operasi bibir sumbing itu katanya dilakukan bekerjasama dengan salah satu lembaga amal dunia “Smile Train” yang beroperasi di 75 negara. Jadi para tim medis yang dikirim melakukan operasi bibir sumbing itu adalah para ahli bedah plastik dari Medan yakni Dr Eddy Sutrisno SpBP, Dr Frank Buchari SpBP, Dr Retno Sari Dewi dari RS Khusus Bedah Accuplast Medan.
PPSLB melakukan operasi bibir sumbing menurut Simon Tobing karena penderita bibir sumbing sebenarnya tidak bisa dianggap sepele. Karena anak-anak penderita bibir sumbing ini nantinya bisa minder bergaul dengan teman-temannya karena sering diejek, kemudian berbicara pun terganggu.
“Kalau dari sisi biaya untuk bedah plastik bibir sumbing di rumah sakit swasta bisa Rp 5 hingga 8 juta. Tapi ini gratis kita lakukan. Ke depan PPSLB juga akan melakukan aksi sosial lain dalam bentuk lain seperti membangun irigasi dan pembukaan jalan baru di daerah-daerah yang selama ini terisolir di Taput,” katanya. (M-17/f)




Komentar