Surya Tour
Print This Post Print This Post

Paripurna Penyampaian LKPj Bupati Karo TA 2007 Alot

Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Oktober 10th, 2008

Tanah Karo (SIB)
Sidang paripurna DPRD Karo yang mengagendakan nota penyampaian Laporan Keterangan Pertanggjungjawaban (LKPj) Bupati Karo Drs DD Sinulingga TA 2007, Kamis (9/10) berlangsung alot. Sidang dipimpin Ketua DPRD Rapat Romanus Purba SH didampingi Wakil Ketua Siti Aminah br Peranginangin dan Adil Bangun serta dihadiri 24 dari 35 anggota dewan. Dalam sidang paripurna itu Bupati Karo dan Wakilnya Ir Nelson Sitepu sama sekali tidak hadir.
Usai penyampaian nota pengantar atas penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Karo TA 2007 yang disampaikan Bupati Karo yang dibacakan Sekda Ir Makmur Ginting MSi, sejumlah anggota dewan mengajukan interupsi yakni Rendra Gaule Ginting dan Joy Harlim Sinuhaji.
Anggota DPRD Rendra Gaule Ginting meminta pimpinan sidang agar tidak melanjutkan tahap berikutnya sehubungan Bupati Karo dalam penyampaian nota pengantar sama sekali tidak melampirkan hasil audit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan) Sumut.
Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Karo Joy Harlim Sinuhaji. Ia meminta kepada pimpinan sidang untuk melakukan koordinasi kepada panitia anggaran dewan karena di dalam penyampaian nota pengantar Bupati Karo dianggap ada hal yang krusial. Untuk itu ia meminta pimpinan sidang agar menunda persidangan agar panitia anggaran melakukan konsolidasi antar lintas Fraksi yang ada di dewan.
Atas hal itu pimpinan sidang melakukan skor selama 10 menit untuk meminta koordinasi dengan Panggar Dewan untuk pembahasan ke tahap berikutnya. Selanjutnya sidang diskor kedua kali dan pimpinan sidang kembali memanggil Ketua Fraksi-fraksi yang ada di DPRD Karo untuk melakukan koordinasi berkaitan dengan lanjutan pembahasan LKPj Bupati Karo ke tahap berikutnya.
Akhirnya disepakati sidang paripurna dewan dilanjutkan Senin mendatang untuk meminta eksekutif menyempurnakan nota pengantar LKPj Bupati Karo di antaranya harus melampirkan hasil audit BPKP Sumut.
Bupati Karo dalam nota penyampaian LKPj 2007 yang dibacakan Sekda Ir Makmur Ginting MSi mengatakan realisasi anggaran pendapatan TA 2007 Rp 516.152.494.454, target Rp 527.536.065.880 atau mencapai 97,84 %. Jika dibandingkan dengan TA 2007 adanya peningkatan 27,03% yakni dari Rp 415.294.141.000 menjadi Rp 527.539.065.880 sedangkan realisasi mengalami peningkatan 28,83% yakni dari Rp 400.673.029.9991,13 menjadi Rp 516.152.494.454,27.
Sementara PAD yang diperoleh dari pajak, retribusi dan lain-lain dengan realisasi Rp 17.697.835.214. Demikian juga terhadap realisasi penerimaan PAD, bila dibandingkan dengan TA 2006 terdapat peningkatan baik target maupun realisasi. Target mengalami peningkatan Rp 16,48% yakni dari Rp 15.194.558.000 menjadi Rp 17.697.835.214 sedangkan realisasi mengalami peningkatan 15,86 % yakni dari Rp 16.800.481.761,15 menjadi Rp 19.464.755.435,01.
Belanja Daerah TA 2007 Rp 482.842.220.858, target Rp 570.273.327.649,85 Bila dibandingkan dengan TA 2006 terdapat peningkatan dimana target mengalami peningkatan 34,03% yakni dari Rp 425.489.374.850 menjadi Rp 570.273.327.649,85. Sedangkan realisasi mengalami peningkatan 35,79% yakni dari Rp 355.588.957.914,13 menjadi Rp 482.842.220.858.
Belanja tidak langsung ditargetkan Rp 262.138.431.230,75 dengan realisasi Rp 228.534.121.804 atau mencapai 87,18 %.. Sementara belanja langsung untuk membiayai seluruh program kegiatan yang tersebar di SKPD Rp 254.308.099.054 sementara target Rp 308.134.896.419.
Hal yang menarik dalam nota pengantar itu, Pemkab Karo memberikan penyertaan modal kepada BUMD Rp 1.593.900.00 yakni PT Pijer Nuansa Sejahtera (Holding Company) (Rp 900.900.000), PT Perikanan Mitra Sejahtera (Rp 99.000.000), PT Pembangunan Pasar Sejahtera (Rp 99.000.000), PT Pupuk Organik Sejahtera (Rp 99.000.000), PT Peternakan Mitra Sejahtera (Rp 99.000.000), PT Agroindustri Sejahtera (Rp 99.000.ooo), PT Alam Karo Sejahtera (Rp 99.000.000) dan PT Tani Mitra Pratama Sejahtera (Rp 99.000.000)
Seusai sidang paripurna itu, puluhan pedagang pasar buah Berastagi yang mengikuti sidang paripurna “serbu” Sekda Ir Makmur Ginting didampingi Kakan Satpol PP Edi Katana sekaitan Pemkab Karo menerbitkan surat nomor 970/1552/Disependa/2008 yang ditandatangani Sekda sendiri perihal pembangunan bale-bale pasar bunga dan buah Berastagi agar pedagang segera mengosongkan lokasi bale-bale di lingkungan pasar bunga dan buah Berastagi sebelum, Selasa (14/10) mendatang, sebab di lokasi itu akan dibangun bale-bale pasar bunga dan buah Berastagi.
Namun aksi mereka itu tidak menimbulkan kericuhan di gedung DPRD dan sempat terjadi perang mulut antara pedagang dengan Sekda, namun hal itu tidak digubris Sekda dan berlalu meninggalkan pedagang.
Menurut sejumlah pedagang, Kakan Satpol PP Edi Katana telah menjembatani sejumlah pedagang apa sebenarnya yang diinginkan mereka. “Ini tidak benar satu sisi Kakan Satpol telah menjumpai pedagang apa yang diinginkan pedagang. Ini sudah ada pula surat segera mengosongkan untuk pembangunan pasar buah,”ujar salah seorang pedagang boru Sembiring.(M-30/g)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.