Hotel GM
Print This Post Print This Post

Mayat Perempuan Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bilah Labuhanbatu

Posted in Kriminal by Redaksi on Oktober 5th, 2008

Labuhanbatu (SIB)
Mayat perempuan tanpa kepala ditemukan di sungai Bilah Labuhanbatu 5 hari sebelum Lebaran. Tubuh perempuan tanpa identitas itu sudah membusuk. Tangan kanannya hanya sebatas lengan, tangan kiri sampai lengan atas dan lengan bawah tidak ada lagi serta tampak tulang belulang.
Menurut dua petugas jaga RSUD Rantauprapat kepada SIB, Sabtu (4/10), di UGD RS tersebut, mayat perempuan tanpa kepala dan tanpa identitas itu dibawa beberapa orang petugas kepolisian menggunakan mobil patroli polisi dan tiba sekira pukul 18:45 WIB.
Kedua petugas jaga RS tersebut mengatakan, mayat korban tenggelam itu dikebumikan di tanah wakaf RSUD Rantauprapat pada Senin (29/9) sekira pukul 10:00 WIB, karena hingga 4 hari tidak ada keluarga almarhumah yang menjemput.
Data lain disebutkan keduanya, seorang tahanan yang telah meninggal dunia (exit) diantar beberapa petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhanbatu ke RS tersebut, Jumat (3/10) dan tiba di RS sekira pukul 20:46 WIB. Tahanan itu bernama Samsul Sitorus (50) penduduk Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Mayat dibawa pulang ke Sei Berombang oleh petugas Lapas pada hari Sabtu (4/10) sekira pukul 09:50 WIB.
Petugas menambahkan, sejak Lebaran (1/10) 3 korban tewas kecelakaan lalulintas dan 50 orang korban luka-luka yang divisum di UGD. Korban tewas, yakni bernama Putri (5) warga Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Puteri menderita pendarahan hebat di tubuhnya dan tengkorak kepalanya terbuka.
Asnan Ritonga (36) penduduk Dusun III Rumbaya, Labuhanbatu, divisum di RS ini tanggal 2 Oktober dan mayatnya langsung dibawa pulang oleh keluarganya. Asnan disusul Alpansus Panjaitan (10) warga Desa Tj Haloban. Setelah kecelakaan lalu lintas, korban Alpansus menderita pendarahan dari telinga kanan dan rahang bawah patah tertutup. Jenazah Alpansus dibawa pulang hari itu juga oleh Oppungnya K Siregar untuk disemayamkan dan dikebumikan.
Data korban luka-luka berat dan ringan akibat kecelakaan lalulintas yang divisum di RS tersebut sebanyak 50 kasus. Kebanyakan dari korban sudah pulang, tinggal beberapa orang lainnya yang masih dirawat dan opname, diantaranya pemuda mengaku bernama Heri penduduk Simpang III Damuli. Di UGD, Heri tercatat Mr X karena tidak memiliki identitas tetapi setelah menjalani rawat inap semalaman di Zal Laki-laki, korban laka lantas itu mulai siuman dan setelah ditanya perawat jaga, dia mengaku bernama Heri warga Damuli.
Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Lantas AKP Tris Lesmana Zeviansyah SIK yang dihubungi SIB per telepon, Sabtu, mengatakan, selama Operasi Ketupat ini sudah 6 kasus kecelakaan terjadi di wilayah Polres Labuhanbatu. Kasat Lantas dan petugas Posko Lebaran sepertinya belum mendata betul berapa korban tewas dan berapa korban luka-luka.
“Saya lebih banyak di jalan. Saya akan minta Kanit Laka merekap dulu semuanya, biar datanya valid,” jawab Tris melalui SMS. (S25/v)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.