unita
Print This Post Print This Post

Semua BBM Non Subsidi Turun Harga

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on September 2nd, 2008

Jakarta (SIB)
Terhitung mulai 1 September, PT Pertamina (persero) menurunkan harga seluruh BBM non subsidi. Penurunan terbesar adalah untuk jenis solar.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) No. Kpts -154/F00000/2008-S0 tentang Harga Jual Keekonomian Bahan Bakar Minyak Pertamina tanggal 29 Agustus 2008.
Dibandingkan harga pada 15 Agustus 2008, harga BBM Non Subsidi periode 1 September 2008 mengalami perubahan harga sebagai berikut: Premium turun 6,5 %, Minyak Tanah turun 9,4%, Minyak Solar turun 11,3 %, Minyak Bakar turun 6,9 %, minyak diesel turun 11,0% dan Diesel V10 turun 10,3 %.
“Perubahan harga diatas disebabkan MOPS dalam rupiah mengalami penurunan berkisar antara 6,5 % sampai 11,3 % dari harga sebelumnya dan nilai tukar rupiah menguat 0,7 % dari perhitungan harga sebelumnya,” jelas siaran pers dari Pertamina, Senin (1/9).
Untuk harga BBM jenis Premium dan Solar bersubsidi bagi transportasi umum sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 16/2008 yakni Rp 6.000/liter untuk Premium dan Rp 5.500/liter untuk solar. Sedangkan harga minyak tanah bersubsidi untuk masyarakat dan industri kecil sebesar Rp 2.500/liter.
Pertamax Turun Harga Lagi
PT Pertamina (persero) kembali menurunkan harga Bahan Bakar Khusus (BBK) untuk Pertamax dll. Penurunannya bervariasi mulai Rp 400-550.
Penurunan harga pertamax itu mulai berlaku pada Senin (1/9). Keputusan penurunan harga BBK tertuang dalam Sesuai Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga No. Kpts - 151/F00000/2008-S0 tanggal 27 Agustus 2008.
Perubahan harga diatas disebabkan MOPS dalam rupiah mengalami penurunan berkisar antara 6,5 % hingga 11,3 % dari harga sebelumnya dan nilai tukar rupiah menguat 0,7 % dari perhitungan harga sebelumnya.
Berikut harga baru BBK seperti dikutip detikFinance dari siaran pers Pertamina:

Pertamax Plus
1. Batam: Rp 8.100 dari sebelumnya RP 8.500
2. UPms I: Rp 8.800 dari sebelumnya Rp 9.250
3. UPms III: Rp 8.700 dari sebelumnya Rp 9.100
4. SPBU Bersaing: Rp 8.650 dari sebelumnya Rp 9.050
5. UPms IV dan V: RP 8.850 dari sebelumnya Rp 9.300
6. UPms VI: Rp 9.300 dari sebelumnya Rp 8.850.

Pertamax:
1. UPms I: Rp 8.650 dari sebelumnya Rp 9.100
2. UPms II: Rp 8.700 dari sebelumnya RP 9.200
3. Bangka: RP 9.800 dari sebelumnya Rp 10.300
4. UPms III: Rp 8.450 dari sebelumnya Rp 8.900
5. SPBU Bersaing: Rp 8.850 dari sebelumnya Rp 8.850
6. UPms IV dan V: Rp 8.550 dari sebelumnya Rp 9.000
7. Bali: Rp 8.600 dari sebelumnya RP 9.100
8. UPms VI: Rp 8.500 dari sebelumnya Rp 9.000
9. UPms VII: Rp 8.700 dari sebelumnya Rp 9.200
10. Palu: Rp 9.750 dari sebelumnya Rp 10.200.

Pertamina DEX:
UPms III dan UPms V: Rp 10.500 dari sebelumnya RP 11.400.

Biopertamax:

1. UPms III: Rp 8.450 dari sebelumnya Rp 8.900
2. UPms V: Rp 8.550 dari sebelumnya Rp 9.000
3. Bali: Rp 8.600 dari sebelumnya Rp 9.100. (Detikcom/v)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.