Hotel GM
Print This Post Print This Post

Simbol Bahwa PKB Telah Diadu Domba, 2 Ekor Domba Ramaikan Pendaftaran Caleg di KPU

Posted in Berita Utama by Redaksi on Agustus 20th, 2008

Jakarta (SIB)
Dua ekor domba yang punggungnya disampiri bendera PKB mendatangi Kantor KPU. Keduanya pun ikut meramaikan hari terakhir pendaftaran caleg. Embek… embek…
Itulah domba yang ikut serta dalam aksi 200 simpatisan PKB pendukung Gus Dur di depan Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (19/8).
“Ini adalah simbol bahwa kita telah diadu domba,” kata koordinator aksi, Afrudin.
Untung saja, binatang itu cukup jinak. Meski massa yang mengenakan rompi hijau bertuliskan ‘Pro Gus Dur’ dan membawa bendera PKB itu terus berorasi dan bernyanyi, domba-domba itu anteng-anteng saja.
Massa tiba sekitar pukul 14.20 WIB menggunakan 6 metromini, 3 pick up, dan 1 mobil ambulans PKB. Mereka berangkat dari Kantor GP Ansor Jl Kramat Raya, dan menyambangi Kantor Depkum HAM di Jl HR Rasuna Said, Kuningan.
Ada 4 tuntutan yang disampaikan mereka. Pertama, menuntut Depkum HAM dan KPU untuk menghormati AD/ART dan Peraturan Partai (PP) PKB sebagai wujud dijaminnya independensi partai.
Kedua, KPU harus mencabut surat edaran No 2484/15/VIII/2008 tentang Penyampaian Daftar Alamat dan Nama Pengurus Parpol Peserta Pemilu 2009. Mereka juga meminta KPU secepatnya menyampaikan keputusan kepada KPU provinsi maupun kabupaten untuk menerima susunan pengurus dengan surat keputusan DPP PKB yang ditandatangani Dewan Syuro, yaitu KH Abdurrahman Wahid dan Muhyidin Arubusman, serta Dewan Tanfidz.
“Serta menolak surat keputusan kepengurusan yang tidak menyertakan Dewan Syuro,” imbuhnya.
Ketiga, mereka meminta KPU menetapkan ‘pimpinan tertinggi dengan sebutan lain’ PKB adalah Ketua Dewan Syuro dan Sekretaris Dewan Syuro. Sehingga dalam pendaftaran caleg harus ditandatangani oleh Ketua Dewan Syuro dan Sekretaris Dewan Syuro.
“Keempat, KPU harus menolak pendaftaran caleg tanpa tandatangan Ketua Umum Dewan Syuro dan Sekretaris Dewan Syuro,” jelasnya.
Hingga saat belum ada utusan PKB yang menyampaikan daftar caleg. Sementara itu, aksi massa PKB pro Gus Dur mengambil separuh badan jalan dan menyebabkan lalu lintas ke arah HI macet. Sedangkan arus sebaliknya lancar.
Massa Gus Dur Dangdutan Lagu Jablay di KPU
Lay lay lay lay lay lay, panggil aku si Jablay. Abang jarang pulang aku jarang dibelai…..
Lagu Jablay yang sempat dipopulerkan artis cantik Titi Kamal menggema di depan kantor KPU. Bukan Titi Kamal yang berdendang, melainkan dinyanyikan oleh 100-an massa Garda Bangsa PKB pendukung Gus Dur.
Massa tersebut bertahan di Kantor KPU sejak siang tadi. Mereka menuntut, KPU menerima daftar caleg yang diusung oleh PKB Gus Dur.
“Kita bertahan supaya KPU menerima daftar caleg yang diajukan oleh Gus Dur. Karena PKB didirikan oleh Gus Dur dan Muhaimin dibesarkan oleh Gus Dur,” ujar Habib Salim, salah seorang anggota Garda Bangsa kepada detikcom di depan Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (19/8).
Selain bernyanyi Jablay, massa juga terus bergoyang melenggak lenggokkan badan. Ini mereka lakukan untuk menghilangkan ketegangan.
“Kita berjoget untuk menghilangkan ketegangan karena kita cinta damai. Gus Dur juga cinta damai,” jelas Habib.
Hingga pukul 20.15 WIB. Mereka masih bertahan di depan Kantor KPU. Akibatnya, Jalan Imam Bonjol agak macet. Apalagi puluhan massa PBR juga mulai berdatangan.(detikcom/d)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.