Hanura Serahkan 640 Caleg, Termasuk Istri Wiranto
Jakarta (SIB)
Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto menyerahkan daftar 640 nama calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Termasuk dalam daftar itu, Uga Wiranto, istri Wiranto, sebagai caleg dengan daerah pemilihan Gorontalo.
Wiranto datang bersama sejumlah pengurus DPP Hanura ke kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (19/8). Hanura sendiri membawa sembilan lemari kayu yang berisi berkas atau dokumen calegnya ke KPU yang diserahkan kepada Sekjen Hanura Yus Usman.
“Caleg kita sebanyak 640 orang dan 34 persennya perempuan. Sementara komposisi caleg dilihat dari usia, berusia muda,” kata Wiranto.
Menurut Wiranto, nomor urut caleg masih digunakan, tapi yang mengeliminasi nomor urut bukan 30 persen dari BPP, tetapi 15 persen dari jumlah pemilih yang memilih orang. Semua caleg yang didaftarkan Hanura sudah melalui verifikasi yang ketat, baik faktual maupun administrasi.
Wiranto juga menjelaskan, tidak ada anaknya atau keluarga lainnya yang mendaftarkan sebagai caleg, kecuali istrinya, Uga Wiranto. “Istri saya ikut dari Dapil Gorontalo,” ujarnya.
Wiranto menambahkan, untuk caleg dari purnawirawan dan kalangan artis kurang dari 10 persen. “Sebenarnya, kalau kami tidak menyeleksi ketat, kami bisa sampai 120 persen (saking banyaknya), tapi banyak yang dieliminasi terutama caleg laki-laki,” imbuhnya.
Usung 18 Artis, PAN Daftarkan 540 Caleg
Bila PKS tidak mendaftarkan satu pun artis sebagai calon legislatif (caleg), Partai Amanat Nasional (PAN) sebaliknya. Partai berlambang Matahari terbit ini mengusung 18 artis sebagai caleg.
Rencananya, pimpinan PAN akan menyerahkan daftar caleg untuk DPR ke gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (19/8) pukul 16.00 WIB. Hingga saat ini, finalisasi berkas masih terus dilakukan PAN.
“Dari 650 pendaftar, DPP PAN sementara akan daftarkan 540 caleg. Dari jumlah itu, 50 % berupa tokoh masyarakat. Dari kategori tokoh masyarakat ini, 18 di antaranya artis,” kata Adang D Bokin, media relation Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir, Selasa (19/8).
Para selebriti ini adalah Wulan Guritno, Marini Zumarnis, Eko Patrio, Ikang Fawzy, Derry Drajat, Adrian Maulana, Raslina Rasyidin, Tito Soemarsono, Maylaffayza, Mandra, Mara Karma, Cahyono, Krisna Mukti, Henidar Amroe, Eka Sapta, Lucky Artadipraja, Intan Sevilla, Poppy Maretha, dan Irene Librawati.
Sementara dari ratusan caleg itu, ada 2 orang penyandang tunanetra. Salah satunya bergelar doktor.
Mengenai kuota keterwakilan perempuan, Adang mengakui, caleg yang didaftarkan PAN masih kurang dari 30%. “Nanti akan dilengkapi kemudian karena masih ada waktu sebulan untuk menambah,” ujar dia.
Tak Ada Artis di Daftar Caleg PKS
Partai politik ramai-ramai mengusung artis sebagai calon anggota legislatif (caleg). Tapi, PKS mengambil sikap berbeda. Tidak ada satu pun artis yang masuk ke dalam daftar caleg partai berasas Islam ini.
“Tidak ada,” kata Wakil Sekjen DPP PKS Bidang Administrasi Mardani di Kantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (19/8) menanggapi pertanyaan wartawan tentang ada tidaknya caleg artis dari PKS.
Menurut Mardani, tidak adanya caleg artis dari PKS ini dikarenakan PKS jauh lebih mementingkan kapasitas dan kompetensi ketimbang popularitas.
“PKS percaya popularitas itu penting. Tapi kapasitas dan kompetensi jauh lebih penting. Karena itu PKS lebih mengutamakan kompetensi dari caleg,” terang Mardani.
Mardani mengakui memang ada beberapa artis yang menjadi kader PKS. Namun setelah dibanding-bandingkan, ternyata kader-kader yang non-artis lebih memiliki kompetensi. “Kita lebih memilih yang punya kompetensi,” ujarnya.
Di antara daftar caleg PKS, terdapat Hidayat Nurwahid (Jateng 5) yang bersaing dengan Puan Maharani dari PDIP, Rofiq Munawar (Jatim 7) yang bertempur dengan Edhie Baskoro dari Partai Demokrat, Tifatul Sembiring (Sumut 1), Adang Daradjatun (Jakarta 3), dan Anis Matta (Sulsel 1).
Beberapa nama yang saat ini tercatat sebagai anggota DPR juga masuk daftar. Antara lain Fahri Hamzah (NTB), Andi Rahmat (Sulsel 3), dan Sumanjaya (Jabar 5).
573 Caleg PKS Daftar ke KPU
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan 573 daftar nama calon anggota legislatif 2009. Caleg PKS sudah diseleksi 2 tahun lalu dan disumpah janji setia.
Berkas daftar caleg diserahkan oleh Sekjen PKS Anis Matta kepada petugas pendaftaran caleg DPR KPU di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (19/8).
PKS membawa berkas pendaftaran dengan mobil box yang mengangkut 33 kotak plastik.
“Insya Allah caleg kami sudah diseleksi secara ketat, termasuk moralnya,” kata Anis Matta.
Menurut dia, 12 ribu dokumen diserahkan ke KPU. 35 Persen caleg PKS telah memenuhi keterwakilan perempuan dan 80 persen berusia muda. “Usianya sekitar 30 tahunan dan yang paling muda berumur 26 tahun,” ujar Anis Matta.
80 % Caleg PKS Berusia Muda
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mendaftarkan 589 calon legislatif (caleg)-nya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). 80 Persen calegnya didominasi usia muda.
“589 Caleg PKS terdiri dari 379 laki-laki dan 210 perempuan. Jumlah caleg perempuan 35,6 persen. Mayoritas (caleg) usia muda 30-45 tahun 80 persen,” ujar Ketua Bidang Humas DPP PKS Ahmad Mabruri dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Senin (18/8).
Mabruri menambahkan, PKS yang diwakili Wasekjen Mardani akan menyerahkan 15.905 dokumen ke kantor KPU hari ini pukul 10.00 WIB.
Sementara Wasekjen Mardani seperti yang disampaikan Mabruri mengatakan, caleg PKS yang didaftarkan sudah melalui seleksi yang ketat. “Insya Allah bebas korupsi,” kata Mardani.
Selain memenuhi syarat KPU, imbuh Mardani, caleg PKS diwajibkan memenuhi janji setia yang terdiri dari 5 poin. “Di antaranya tidak korupsi, hidup sederhana, menjaga integritas dan moral,” tuturnya.
36 % Caleg Perempuan dari Partai Pimpinan R Hartono
Partai politik nampaknya bersemangat memenuhi tuntutan 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) pimpinan mantan KSAD R Hartono menawarkan 36 persen caleg perempuan.
“Ada 140 caleg yang kami daftarkan. 48 diantaranya atau sekitar 36% adalah caleg perempuan,” kata salah satu Ketua DPP PKPB Ivan Ismail di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (19/8).
Tidak semua daerah pemilihan (dapil), imbuh dia, ada caleg dari PKPB, seperti dapil Jawa Tengah. Alasannya, karena tidak semua dapil dianggap penting.
“Kebanyakan yang penuh adalah daerah Jabar dan Bengkulu,” jelas Ivan.
Ivan datang bersama 15 orang pengurus dengan mengenakan seragam partai PKPB. PKPB diterima KPU pukul 10.00 WIB. Sementara itu, partai-partai lain yang sudah datang dan hendak mendaftarkan caleg adalah Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) pimpinan sutradara film Eros Djarot dan Partai Damai Sejahtera (PDS).
Gaet Ratih Sang, Bakal Caleg PPP 68 Persen Orang Muda
Hari ini adalah hari terakhir bagi partai politik peserta pemilu 2009 untuk mengumpulkan bakal calegnya. Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) pun siap datang dengan membawa komposisi 68 persen bakal caleg muda.
“Komposisi kita yang jelas 68 persen kalangan muda, selebihnya tua,” ujar Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saefudin ketika berbicang dengan detikcom, Selasa (19/8).
Menurut Lukman, partainya tetap mempertahankan 32 persen usia 50-60 tahun (kalangan tua) untuk mendampingi kalangan muda. “Kalangan muda kan perlu pendampingan,” ujar Lukman.
Dalam menjaring bakal caleg, lanjut Lukman, partainya lebih mengandalkan kader internal ketimbang dari luar. “Dari luar tidak sampai 10 persen, karena kita lebih memprioritaskan kader sendiri. Popularitas public figure dari luar memang penting, tapi kami berpandangan penguasaan fungsi parlemen dan kapasitas personal jauh lebih penting,” katanya.
“Untuk public figure ada Ratih Sanggarwati (pragawati) dan Okky Asokawati (pragawati),” ungkap Lukman
Selain itu, dalam komposisi bakal caleg PPP terdapat 51 persen berpendidikan minimal sarjana dengan 36 persen S2 dan S3. Sedangkan 49 persen lainnya SLTA atau setingkatnya. Untuk syarat minimal 30 persen perempuan, partai berlambang Ka’bah ini pun sudah memenuhinya.
PARTAI DEMOKRAT DAFTARKAN 675 BAKAL CALEG
Partai Demokrat (PD) mendaftarkan 675 bakal calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Selasa.
Rombongan pengurus Partai Demokrat tiba di kantor KPU, jalan Imam Bonjol, sekitar pukul 19.40 WIB. Mereka membawa sejumlah kotak berisi berkas caleg.
“Dari 675 bakal caleg, 31,4 persen di antaranya atau 212 adalah caleg perempuan. Sisanya 463 laki-laki,” kata Ketua DPP bidang Hubungan Luar Negeri dan Antar Lembaga Partai Demokrat, Agus Hermanto didampingi sejumlah pengurus partai.
Agus mengatakan Partai Demokrat baru mendaftarkan bakal calegnya pada Selasa malam karena masih menunggu kelengkapan berkas pendaftaran.
“Biar lengkap. Kita menunggu karena ada surat keterangan kesehatan maupun surat keterangan catatan kepolisian yang belum,” katanya.
Dari 675 bakal caleg, sebagian besar adalah anggota DPR yang dicalonkan kembali. Diantaranya adalah Angelina Sondakh dan Adjie Massaid.
Ia mengatakan menghadapi pemilu 2009, Partai Demokrat lebih optimis dibandingkan pemilu 2004.
“Kita sudah yakin, infrastruktur kita kuat hingga anak ranting. Kita yakin lebih berhasil dalam melaksanakan pemilu 2009,” katanya.
Pendaftaran pengajuan bakal calon anggota legislatif ditutup pada Selasa (19/8) pukul 24.00 WIB.
Diperkirakan sebagian besar partai politik mendaftarkan bakal calegnya pada Selasa malam.
Hingga pukul 17.00 terdapat lima partai yang sudah mendaftarkan bakal calegnya yaitu Partai Keadilan Sejahtera, Partai Perjuangan Indonesia Baru, Partai Hanura, dan Partai Karya Peduli Bangsa. Sementara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mendaftarkan bakal calegnya pada Senin (18/8) siang.
Sementara itu, dikabarkan pengurus Partai Kebangkitan Bangsa kubu Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akan mendaftarkan bakal calegnya.
Massa pendukung PKB kubu Gus Dur tampak berkumpul di luar pagar gedung KPU. Mereka mengibarkan bendera PKB dengan diiringi musik. Sesekali, mereka mengumumkan tentang rencana kedatangan pengurus PKB kubu Gus Dur dengan menggunakan pengeras suara. Selain itu, massa pendukung Gus Dur itu juga menggelardoa bersama untuk mendoakan Gus Dur.
3 Jam Jelang Penutupan, 28 Parpol Belum Nongol di KPU
KPU masih beraktivitas. Lembaga penyelenggara pemilu ini masih menunggu kehadiran partai-partai yang ingin mendaftarkan calegnya. Tapi 29 partai belum juga hadir, termasuk PKB, PPP, dan PAN.
Batas akhir pendaftaran sekitar pukul 00.00 WIB, Rabu (20/8). Artinya 3 jam ke depan, KPU sudah tidak lagi menerima pendaftaran.
Terakhir sekitar pukul 20.50 WIB, partai Golkar mendatangi KPU. Berseragam kuning-kuning, aktivis partai itu memasuki Gedung KPU di Jl Imama Bonjol, Jakarta.
Sebelumnya PDS, sekitar pukul 20.45 WIB, telah meyetorkan nama-nama calegnya ke KPU. Dan 1 jam sebelumnya PBR juga telah hadir ke KPU.
Suasana di Gedung KPU pun tampak ramai, apalagi ditingkahi 100-an pendukung Gus Dur yang bersholawat di depan gedung. Meski dijaga polisi, suasana masih berlangsung kondusif. (detikcom/d)




Komentar