Spektakuler, Aksara Batak dalam Program Komputer akan Diluncurkan di Universitas Sisingamangaraja XII
Medan (SIB)
Prof. DR. Uli Kozok, MA, peneliti Batak terkenal berkebangsaan Jerman (kini mengajar di Hawaii University), akan meluncurkan (launching) salah satu penelitian dan penemuan/rancangannya yang spektakuler, yaitu memprogram Aksara Batak ke dalam Komputer, dengan mengalihaksarakan huruf Latin menjadi tulisan Aksara Batak (Surat-Batak).
Peluncuran akan dilakukan di Universitas Sisingamangaraja XII Medan (US XII) Jalan Perintis Kemerdekaan No 9 Medan, Sabtu tgl 23 Agustus 2008, dalam suatu acara yang dimulai pukul 10.00 WIB.
DR GM Panggabean dalam kapasitasnya selaku Ketua Umum Yayasan Universitas Sisingamangaraja XII yang juga Ketua Umum Lembaga Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII, Kamis (14/8) telah memimpin rapat membentuk panitia untuk penyelenggaraan acara launching tersebut.
Ditetapkan sebagai Ketua Panitia Ir GM Chandra Panggabean, Sekretaris Ir Hasudungan Butarbutar MSi, Bendahara Netty Vera Panggabean.
Tiga pimpinan Universitas dan Sekolah Tinggi yang berada di bawah naungan Universitas Sisingamangaraja XII, duduk sebagai Penanggungjawab/Pengarah, yaitu Rektor US XII Prof Ir MPL Tobing, Rektor Unita Ir P Parapat MSi dan Ketua STMIK Sisingamangaraja XII Ir Pangeran Sianipar MSi.
Sebagai Wakil Ketua duduk para Pembantu Rektor/Puket all. MJP Sagala SH, MS (US XII), Ir Adriani MP (Unita) dan Drs M Situmorang, MKom (STMIK) sedang semua Dekan duduk sebagai Penasehat.
Pak GM mengharapkan para Bupati/Walikota/para ketua-ketua DPRD, dari kawasan Tapanuli, termasuk Tapanuli Selatan, Madina, P. Sidimpuan, dll, juga P Siantar, Simalungun, Tanah Karo, Dairi, Pakpak Bharat akan berkenan hadir untuk ikut menyaksikan acara yang spektakuler itu. Juga pejabat-pejabat di tingkat Pempropsu antara lain Gubernur Sumatera Utara H. Syamsul Arifin Silaban SE, Sekdapropsu Dr RE Nainggolan dan Kepala-Kepala Dinas, Ketua DPRDSU H Abdul Wahab Dalimunthe SH, tokoh-tokoh pendidikan, tokoh-tokoh adat, budayawan, pengusaha, ketua-ketua Marga-marga Batak dan tokoh-tokoh agama yang bernuansa Batak, diharapkannya berkenan hadir. Pj. Walikota Medan, Afifuddin Lubis yang akan dilantik Rabu besok, juga akan diundang.
Dalam rapat Kamis yang lalu, Pak GM berkata, pada saat kita dirundung kekhawatiran yang sangat dalam bahwa Aksara Batak akan punah, pada saat itu pula, dengan tak terduga-duga, muncul dan akan hadir di Universitas Sisingamangaraja XII, seorang Profesor peneliti Batak, akan meluncurkan hasil penelitian/penemuan/rancangannya memprogramkan Aksara Batak ke dalam Komputer.
Ini luar biasa, berarti Tuhan masih kasihan kepada suku bangsa Batak ini, kata Pak GM. Di sini kita tidak perduli lagi dan sudah lupa bahwa ada tulisan kita Aksara Batak, warisan nenek moyang, tetapi di luar negeri malah ada orang-orang pandai yang sangat perduli. Semoga Tuhan memberkati mereka, kata Pak GM.
Ini harus kita sambut baik. Kita harus memberi apresiasi tinggi. Universitas Sisingamangaraja XII harus mensukseskan acara ini, kata Pak GM.
Pada acara rapat tersebut, Drs Nelson Lumbantoruan, MHum, mantan asisten Prof Uli Kozok waktu mengadakan penelitian di tanah Batak memaparkan, bahwa Prof Uli Kozok akan sangat gembira jika dapat meluncurkan penemuannya tersebut di Universitas Sisingamangaraja XII. Sebab, katanya, Prof Uli Kozok pada tahun 1992 telah pernah “diulosi” oleh Pak GM Panggabean di Pusat Studi Batakologi Universitas Sisingamangaraja XII, waktu itu Pusat Studi Batakologi tersebut masih dipimpin Pdt Dr Andar Lumbantobing mantan Bishop GKPI.
Menurut Nelson mengutip keterangan Prof Uli Kozok, Uli Kozok sangat cinta suku bangsa Batak, sampai-sampai ia mengubah namanya dari Ulrich (bahasa Jerman) Kozok, menjadi Uli (bahasa Batak) Kozok, walaupun arti Ulrich dan Uli adalah sama, yaitu cantik/indah.
Menurut Nelson, penemuan/rancangan Prof Uli Kozok terhadap Aksara Batak ke dalam program Komputer, yaitu mengalihaksarakan Huruf Latin menjadi tulisan Aksara Batak (Surat Batak), misalnya kita cukup menulis dengan Huruf Latin : Horas Tondi Madingin pir tondi matogu, langsung akan menghasilkan Surat Batak. Luar biasa.
Menurut Pak GM, penemuan itu sangat mengagumkan, perlu disyukuri, perlu disaksikan dan selanjutnya dilestarikan.
Dari kehadiran Prof Dr Uli Kozok MA di Universitas Sisingamangaraja XII Sabtu 23 Agustus 2008 nanti, diharapkan akan dapat didengar uraiannya mengenai Pustaha-Pustaha Batak yang pada dewasa ini, ada ribuan Pustaha di beberapa negara di Eropa, seperti di Denmark, Belanda, Jerman dll. Dan apa saja kira-kira isi Pustaha itu? Bisa ditanya nanti.
Padahal di Bonapasogit, Pustaha Batak sudah sangat langka, kalaupun ada, mungkin sudah rusak dimakan “ngitngit” (rayap). (R1/f)




Komentar