unita
Print This Post Print This Post

Program Paket Rp7,5 M di Kota Tebingtinggi Mandek

Posted in Daerah by Redaksi on Agustus 8th, 2008

Tebingtinggi (SIB)
Hingga kini, program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (Paket) tahun 2008 di Kota Tebingtinggi dengan anggaran Rp7,5 miliar belum terlaksana tanpa alasan yang jelas. Dikhawatirkan dana perangsang yang diberikan pemerintah pusat tersebut akan kembali ditarik karena program Paket tidak terlaksana.
Kepala Bappeda Tebingtinggi Marahansen SH kepada SIB, Selasa (5/8) mengakui untuk pelaksanaan program Paket tersebut harus mendapat dukungan dari Ketua DPRD Tebingtinggi namun hingga kini dukungan dimaksud belum diberikan.
“Hingga saat ini Ketua DPRD belum memberikan dukungan,” tegasnya.
Kota Tebingtinggi dinilai berhasil melaksanakan program penanggulangan kemiskinan di perkotaan melalui PNPM – P2KP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat - Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan), sehingga Kota Tebingtinggi kembali mendapat reward (perangsang) dengan istilah Paket Rp7,5 miliar dari pemerintah pusat.
Dari beberapa daerah kabupaten / kota, Kota Tebingtinggi menerima Paket paling tinggi Rp7,5 miliar. Walaupun dinilai berhasil melaksanakan PNPM-P2KP, namun diakui masih ada kekurangannya. Oleh sebab itu, pemerintah kembali memberikan reward kepada Kota Tebingtinggi melalui Paket sebesar Rp7,5 miliar.
Namun sangat disayangkan program tersebut hingga kini ‘jalan di tempat’ sehingga warga masyarakat bertanya-tanya. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan SIB, program Paket tersebut dapat berjalan jika sudah mendapat dukungan dari DPRD setempat.
Akan tetapi hingga kini dukungan dari Ketua DPRD Tebingtinggi belum diterima sehingga programnya mandek. Selain itu disebutkan, jika hingga batas waktu yang ditentukan program PAKET tersebut tidak jalan, maka pemerintah pusat akan kembali menarik anggaran itu dan mengalihkannya ke daerah lain.
Disebutkan, untuk mendukung persiapan program PAKET 2008 ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan yakni, kunjungan lapangan, lokalatih good governance dalam rangka penguatan kelembagaan dan orientasi TKPKD, pertemuan rutin KBP dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak.
Pengertian Paket itu sendiri katanya, adalah komponen program PNPM – P2KP untuk mendorong kemitraan antara Pemda, masyarakat dan kelompok perduli pada upaya penanggulangan kemiskinan dalam rangka pembangunan yang bersifat partisipatif.
Pemko Tebingtinggi telah membentuk tim penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) yang menjadi penanggungjawab terlaksananya program penanggulangan kemiskinan di daerah akan tetapi hingga kini programnya tidak jalan. (S 10/m)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.