Work Over Geothermal Field PLTP Sarulla Mulai Dilaksanakan
Sarulla, Taput (SIB)
Selamatan dimulainya kegiatan work over (pengeboran kembali) Sarulla geothermal field untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sarulla dilaksanakan PT Medco bersama konsorsium yang tergabung dalam Sarulla Operation Limited (SOL) dengan unsur pimpinan daerah (Uspida) Tapanuli Utara dan masyarakat kekitar proyek yang terdiri dari 4 kecamatan yaitu, Kecamatan Pahae Jae, Pahae Julu, Simangumban dan Purba Tua, Selasa (5/8) di base camp Silangkitang.
Tujuan selamatan tersebut agar para pekerja selamat-selamat dalam melaksanakan pekerjaan dan sebagai sosialisasi kepada bahwa pengerjaan itu mempunyai aturan yang cukup ketat, tidak dapat sembarang masuk ke lokasi pengeboran.
Direktur Utama Sarulla Operations Limited (SOL) Aries Parjimanto dalam sambutannya mengharapkan dukungan dan kerjasama seluruh masyarakat Taput khususnya yang ada di lokasi proyek agar pelaksanaan pembangunan tersebut dapat berjalan lancar. “Kami para pekerja yang datang dari luar daerah ini supaya dianggap sebagai keluarga sendiri,” sebutnya.
SOL merupakan pelaksana pengerjaan pengeboran kembali yang merupakan gabungan konsorsium dari PT Medco, Kyushu, Ormat dan Ithocu.
Sedangkan Surya Dharma dari PT Pertamina Geothermal Energy menyebutkan sejumlah tahapan telah dilakukan agar PLTP Sarulla dapat kembali dilanjutkan pembangunan untuk menghasilkan energi listrik yang cukup besar. Proyekt tersebut ditinggalkan tahun 1997 maka untuk mengetahui kembali kandungan gas yang ada di dalamnya diperlukan pengeboran ulang.
Surya Dharma menyebutkan peranan Torang Lumbantobing yang saat ini sudah incumben, sangat besar demi terwujudnya kembali kelanjutan pembangunan PLTP Sarulla karena semasih pimpinan DPRD Taput bahkan setelah Bupati Taput sejak tahun 2004 sangat getol memperjuangkannya.
“Saat inilah perjuangan tersebut dapat diwujudkan. Jadi tolonglah perjuangan yang sudah cukup panjang ini disambut dengan baik dan terima kasih kepada bapak Torang Lumbantobing,” ujar Surya Dharma.
Pada kesempatan itu, Surya Dharma juga menjelaskan bahwa PLTP Sarulla adalah sebagai PLTP terbesar di Indonesia yaitu dapat menghasilkan energi listrik sebesar 330 MW. Agar Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki daerah ini dapat digali dengan baik, harus melalui bantuan dan kerjasama dari masyarakat.
Incumben Torang Lumbantobing dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya pembangunan PLTP Sarulla ini. Torang Lumbantobing mengharapkan kepada masyarakat khususnya yang tinggal di lokasi proyek supaya benar-benar menerima dan mendukungnya.
Sesuai kesepakatan dan demi mengurangi pengangguran di daerah ini, Torang Lumbantobing juga meminta kepada pihak PT Medco dan konsorsium supaya mengutamakan anak putra daerah sebagai pekerja.
Drs Sanggam Hutagalung,MM sebagai Plh Bupati Taput dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung segala kegiatan agar proyek ini dapat berjalan dengan baik. “Kami akan menjamin kenyamanan dari segala pekerja yang datang dari luar demikian dengan persyaratan administrasi yang berkaitan dengan kelancaran proyek ini,” sebutnya.
Demikian juga dengan anak rantau dan tokoh masyarakat daerah itu sepakat untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut. “Kami ikut membantu terlaksananya proyek tersebut asal saling menguntungkan khusunya masalah ketenaga kerjaan dan hasil bumi dari daerah itu kiranya dapat dimanfaatkan para pekerja proyek itu,” ujar K. Sitompul mewakili para perantau dan tokoh masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Anna Rufaida dari Dirjen Mineral Batubara dan Panas Bumi, Kadis Pertambangan dan Energy Sumut Washinton Tambunan, Uspida plus Taput, Encep Sutisna (Medco), Zulkarnain Siregar (PT PLN Pikitring Suar Medan), para instansi terkait pemkab Taput dan masyarakat seluat Pahae.
Para tokoh masyarakat memberikan cenderamata berupa ‘ulos’ kepada Kadis Pertambangan dan Energi Sumut Ir Washington Tambunan, Pl Bupati Taput Drs Sanggam Hutagalung MM, Imcumben Torang Lumbantobing, Surya Dharma dari PT Pertamina Geothermal Energy, Encep Sutisna (Medco), Dirut SOL Aries Parjimanto dan Wakil Ketua DPRD Taput Herbet Panggabean. (PR3/y)




Komentar