unita
Print This Post Print This Post

Hari Ini Bos Gudang Garam Dimakamkan, Peti Jenazahnya 1,5 Ton

Posted in Berita Utama by Redaksi on Agustus 7th, 2008

Kediri (SIB)
Bos PT Gudang Garam Tbk, Rachman Halim alias Tjoa To Hing yang meninggal di Singapura 27 Juli lalu, disediakan peti jenazah seberat 1,5 ton yang terbuat dari kayu jati kualitas terbaik.
“Berat peti jenazahnya saja mencapai 1,5 ton, sehingga dibutuhkan rangka baja untuk menopang alat derek yang akan menurunkan peti jenazah itu ke dalam liang kubur”, kata Mujilan selaku kepala pelaksana proyek pembangunan makam Rachman Halim di Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Jatim, Rabu.
Rangka baja untuk menopang alat derek itu, kini sudah disiapkan di lahan seluas 1.800 meter persegi di kompleks pemakaman Cina di Kelurahan Pojok, berikut landasan yang terbuat dari lempengan baja setebal satu sentimeter.
Lubang berbentuk persegi panjang dengan kedalaman 185 sentimeter, panjang 320 sentimeter, dan lebar 145 sentimeter sudah digali sejak 29 Juli lalu
Di lahan milik Pemkot Kediri itu, rencananya Presiden Komisaris perusahaan rokok papan atas di Tanah Air itu akan dimakamkan, Kamis (7/8) siang, dan dijadwalkan jenazah akan berangkat dari rumah duka di Jalan Demak, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri sekitar pukul 10.00 WIB.
“Persiapan kami sampai saat ini sudah 90 persen. Tinggal melengkapi beberapa fasilitas lainnya, termasuk toilet umum”, kata Mujilan yang menolak menyebutkan biaya pemakaman dan fasilitas lainnya, termasuk harga peti jenazah bosnya itu.
Layaknya sebuah pergelaran akbar, pihak panitia telah menyiapkan sebanyak 1.000 kursi untuk tamu undangan dan beberapa pernik-pernik lainnya, termasuk “sound system” yang akan digunakan dalam upacara pemakaman salah satu orang terkaya di Asia itu.
Rachman Halim meninggal dunia dalam usia 61 tahun di RS Mount Elizabeth, Singapura, pada 27 Juli 2008 lalu. Sebelumnya upacara pemakaman akan dilangsungkan pada 3 Agustus lalu, namun diundur hingga 7 Agustus mendatang.
Saat upacara pemakaman, karyawan PT Gudang Garam Tbk yang jumlahnya mencapai sekitar 39 ribu orang, yang bekerja mulai dari bagian administrasi hingga buruh linting dan bagian pengiriman akan diliburkan.
Menurut keterangan Wakil Kepala Divisi Umum PT Gudang Garam Tbk, Slamet Budiono, hal itu untuk memberikan kesempatan para karyawan memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang bosnya itu.
“Masalah libur ini sudah ada yang mengatur bagiannya masing-masing, sehingga tidak sampai menganggu aktivitas perusahaan secara penuh”, kata juru bicara PT Gudang Garam itu.
Oleh karena itu dia menjamin, liburnya karyawan saat pemakaman Rachman Halim nanti tidak akan menimbulkan dampak kerugian secara finansial bagi perusahaan rokok yang sudah berusia setengah abad itu. (Ant/v)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.