Tahun 2007, Pemkab Tapteng Realisasikan Dana Rp 6,8 M Kepada 54 Koperasi dan UKM
TAPTENG (SIB)
Masih banyak pengurus koperasi yang belum mengetahui dan memahami adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang saat ini diprogramkan pemerintah pusat untuk membantu pengembangan usaha koperasi dan usaha kecil.
Untuk memberikan penjelasan tentang adanya program KUR, Dinas Perdagangan Industri, Koperasi dan Penanaman Modal Tapteng mengundang pengurus koperasi dan pengusaha kecil se Tapteng, guna mendengarkan tentang KUR dari Bank yang ada di Sibolga dan Tapteng. Pertemuan itu sendiri digelar di Aula Hotel Pandan Carita, Pandan, Kamis (24/7).
Kepala Disperindagkop Kab Tapteng melalui Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Yacub Hutabarat SE kepada Wartawan di sela acara mengatakan, selama ini Pemkab Tapteng juga tetap berkomitmen untuk membantu dan membina pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM). ”Mulai tahun 2000 hingga tahun 2007 Pemkab Tapteng telah merealisasikan dana Rp6,8 miliyar kepada 54 Koperasi dan UKM ungkapnya.
Sosialisasi ini diadakan agar para pengurus koperasi dan UKM lebih mengetahui dengan jelas bagaimana permasalahan yang dihadapi pengurus koperasi selama ini ,beserta penjelasan dari pihak Perbankan yang ada di Sibolga dan Tapteng.
Hadir dalam pertemuan tersebut,selain dari Pengurus Koperasi dan UKM, dari pihak Perbankan antara lain, Kepala Cabang Bank Sumut di Sibolga Saidi SE, mewakil dari Bank Mandiri Cabang Sibolga H Siregar, mewakili BNI cabang Sibolga P Sitorus dan mewakil BRI Cabang Sibolga Krist Lumbangaol serta Edy Sirait.
Kepada para Pengurus Koperasi dan UKM se Tapteng, secara bergantian dari masing-masing Bank memberikan penjelasan tentang adanya KUR ini.
Pada sisi lain BRI Cabang Sibolga dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa hingga saat ini untuk kota Sibolga dan Tapteng pihaknya mengaku telah menyalurkan KUR lebih dari Rp 16 milyar lebih kepada 2025 nasabah yang terdiri dari para pengusaha kecil dan menengah.
Sementara itu dari 2 bank lainnya yang dihunjuk sebagai penyalur KUR yakni Bank Mandiri dan BNI mengaku, hingga saat ini pihaknya sudah punya data tentang tentang kredit yang disalurkan kepada Pengusaha Kecil termasuk KUR.
Pihak Bank Mandiri sendiri mengaku, dalam penyaluran kredit kepada Pengusaha kecil yang lebih dikenal dengan “smallbisniss”(kredit kepada pengusaha kecil,red) tidak menyalurkan kredit melalui atas nama koperasi,namun langsung kepada perorangan.
Kepala Bank Sumut Cabang Sibolga Saidi SE juga mengaku, pihaknya tak langsung dihunjuk sebagai Bank penyelenggara KUR. ”Namun sebagai lembaga keuangan yang berfungsi menerima atau menyimpan dana dari masyarakat kita juga punya jenis kredit yang hampir sama dengan KUR yang menyalurkan kredit untuk pengusaha kecil dan menengah.
Kesimpulan dari pertemuan antara pengurus koperasi se-Tapteng dengan pihak Perbankan Sibolga dan Tapteng bahwa pihak Perbankan akan memberikan kemudahan untuk penyaluran kredit kepada pengusaha kecil dan menengah,namun dengan ketentuan harus memenuhi kriteria yang telah ditentukan oleh masing-masing Bank. (T2/g)




Komentar