Menyaru Polisi, Dua Pria Bersenpi Rampok Pengusaha Sawit Asal Tapteng Rp 9 Juta Raib
Pematangsiantar (SIB)
Aksi perampokan menggunakan senjata api kembali terjadi di Kota Pematangsiantar, Rabu (23/7) malam di Jalan P Siantar Parapat Kelurahan Nagahuta Kecamatan Siantar Marihat. Samsul Manulang (30) dan dan Amri Sigalingging (35) keduanya supir truk asal Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah dirampok dua pria menyaru sebagai polisi.
Keterangan korban di kepolisian menyebutkan, saat kejadian korban bersama rekannya mengendarai truk Colt Diesel BK 9057 BK menuju pulang ke Tapanuli Tengah. Sebelumnya korban diminta majikannya marga Silalahi menjualkan TBS (tandan buah sawit) sebanyak 8 ton ke salah satu pabrik di Kabupaten Simalungun. Tanpa curiga uang hasil penjualan sebanyak Rp 9 juta lebih disimpan di balik jok mobilnya dan korban pun beranjak pulang.
“Saat di perjalanan persisnya di areal perkebunan sawit dari arah belakang melaju sebuah RX King ditumpangi dua orang memakai jaket hitam. Kendaraan kemudian memepet truknya dan salah seorang pelaku meminta agar saya menghentikan mobil ke badan jalan. Karena saya lihat yang meminta adalah oknum mengaku polisi, saya pun berhenti. Namun tiba - tiba, saat truk sudah berhenti pelaku mencabut pistol dan mengatakan bahwa di dalam kendaraan dicurigai membawa narkoba berupa shabu-shabu. Pelaku kemudian menodongkan sepucuk pistol dan seorang lagi menggunakan pisau. Dalam keadaan takut pelaku berhasil mengambil uang hasil penjualan yang disimpan di dalam tas dan disembunyikan di belakang jok,” ujar Manulang.
Dikatakan, ciri – ciri pelaku badan tegap dengan tinggi sedang, menggunakan helm bertuliskan polisi, memakai jaket hitam dan celana panjang menyerupai milik polisi berwarna gelap. Usai melakukan aksinya pelaku kemudian kabur menuju Kota Pematangsiantar dan dirinya melaporkan peristiwa ke Polsek Siantar Marihat.
Kapolresta Pematangsiantar AKBP Andreas Kusmaedi melalui Pahumas AKP Muslim, Kamis (24/7) membenarkan adanya korban diduga dirampok pria bersenpi dan kini masih dalam proses penyelidikan. “Kasusnya sudah ditangani Polsek Siantar Marihat, Kapolsek AKP Gunadi SB dan Satreskrim Polresta saat ini masih melakukan penyelidikan di lapangan guna mengungkap tindak pidana,” katanya.
Sekadar catatan, sebelumnya dua kasus perampokan bersenpi terjadi dalam dua bulan terakhir di Kota Pematangsiantar. Pertama di gudang X Mild PT Bentoel, distributor makanan dan minuman di Jalam Medan. F Simanjuntak salah seorang warga Siantar berharap di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim yang baru dapat mengungkap kasus kejahatan ini agar tercipta rasa aman. (S21/y)




Komentar