Cina Hancurkan Jaringan Teror yang Berencana Serang Venue Olimpiade
Shanghai (SIB)
Polisi Shanghai telah menghancurkan jaringan teroris yang merencanakan menyerang stadion sepakbola yang akan digunakan pada Olimpiade Beijing di pusat keuangan negara itu. Laporan itu muncul saat Cina terus meningkatkan keamanan menjelang Olimpiade Beijing yang dimulai 8 Agustus di Beijing dan beberapa kota lainnya termasuk Shanghai, di tengah-tengah apa yang digambarkan sebagai langkah ancaman teror yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Kami mendapat informasi bahwa organisasi-organisasi teroris internasional akan melancarkan serangan terhadap sebuah venue Olimpiade di Shanghai selama Olimpiade,” ujar ketua kantor keamanan Olimpiade Shanghai, Cheng Jiulong seperti dikutip kantor berita Xinhua, Kamis (24/7).
“Kami melakukan penggrebekan dan menghancurkan satu kelompok teroris,” jelasnya. Namun Xinhua tidak menyebutkan secara spesifik kapan operasi itu dilakukan atau bagaimana para tersangka ditahan. Cheng menjelaskan stadion sepakbola Olimpiade di Shanghai dan juga tempat penginapan para pemain kini dalam level aman, seraya menambahkan ancaman serangan teror masih tetap ada.
Awal Juli, media pemerintah melaporkan polisi menahan 82 tersangka teroris di Xinjiang yang terlibat dalam rencana penyerangan selama Olimpiade. Wilayah perbatasan Xinjiang adalah rumah bagi delapan juta jiwa etnis Uighur yang telah lama mengeluhkan tindakan keras pemerintah.
Pihak berwenang Cina telah memperingatkan akan ancaman yang belum pernah terjadi selama penyelenggaraan Olimpiade, khususnya dari wilayah Xinjiang di baratdaya yang Muslim, dan menyatakan keamanan para atlit dan turis merupakan prioritas utama mereka.
Akan tetapi, pengkritik menyatakan pemerintahan komunis Cina terlalu membesar-besarkan ancaman keamanan untuk mencegah protes selama Olimpiade. Shanghai dipersiapkan sebagai lokasi 12 pertandingan sepakbola. Stadion itu telah ditutup sejak kemarin dengan polisi berpatroli setiap jam, kata Xinhua.
Polisi telah ditempatkan sebagai pencegah krisis untuk menjamin keamanan publik di kota itu. Pemeriksaan acak identitas akan dilakukan dekat Stadion Shanghai dan di bagian-bagian lainnya. Seorang pejabat di biro keamanan publik Shanghai, Hu Shunkang, mengatakan kamera pengawas telah dipasang untuk mengawasi 1.500 bus umum yang biasa melewati stadion. Pos-pos pemeriksaan tambahan telah didirikan di stasiun-stasiun KA bawah tanah. (AFP/WH/q)




Komentar