Ketua PWI Pusat Minta Wartawan PWI Perjuangkan Perluasan Kota Tebingtinggi
Tebingtinggi (SIB)
Ketua PWI Pusat Drs H Tarman Azzam mengatakan, PWI Kota Tebingtinggi harus memperjuangkan perluasan wilayah sebab jika Kota Tebingtinggi yang begitu kecil tidak diperluas akan menghadapi berbagai permasalahan perkotaan. Wartawan PWI harus mendalami masalah city jurnalistik untuk mendalami masalah ledakan penduduk.
Hal ini dikatakan Ketua PWI Pusat Tarman Azzam dalam dialognya pada acara pelantikan pengurus PWI perwakilan Kota Tebingtinggi periode 2008-2011, Kamis (10/7) di Gedung Balai Kartini.
“Wartawan PWI harus mengerti masalah kota dan bagaimana menghadapi permasalahan tersebut. Ke depan, kota yang kecil seperti Tebingtinggi akan menghadapi banyak permasalahan. Oleh karena itu, wartawan harus menyiasatinya,” tegas Tarman.
Untuk menambah SDM wartawan PWI, Tarman Azzam meminta walikota Tebingtinggi menyelenggarakan program pendidikan wartawan mengenai perkotaan dengan mendatangkan pakar ilmu perkotaan. Program ini belum ada dilakukan dan sebaiknya PWI dan Walikota Tebingtinggi dapat menyelenggarakannya.
Saya mengharapkan PWI Kota Tebingtinggi dan Sumut bisa merealisasikan perluasan Kota Tebingtinggi. Masalah ini sudah begitu lama namun hingga kini belum terealisasi. “Ini menjadi tugas PWI Tebingtinggi dan Sumut,” tegas Tarman Azzam.
Selain itu, ia meminta agar wartawan benar-benar melakukan tugasnya sebagai sosial kontrol baik terhadap pemerintah maupun masyarakat. Rakyat juga harus dikritik diberikan pendidikan. Peran pers harus memberdayakan partisipasi publik dan tidak mungkin pembangunan semata-mata hanya tanggungjawab pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Tarman Azzam menginformasikan bahwa saat ini ada 90-an organisasi wartawan di Indonesia namun hanya PWI yang tetap menjunjung roh. Melamar untuk menjadi anggota PWI, latar belakang wartawannya harus jelas. Di organisasi lain, bukan wartawan pun bisa masuk menjadi anggota. (S10/g)




Komentar