stmiksmxii
Print This Post Print This Post

Usai Diperiksa, Bulyan Keluar KPK Dimaki-maki Aktivis

Posted in Berita Utama by Redaksi on Juli 9th, 2008

Jakarta (SIB)
Usai diperiksa selama 9 jam akhirnya tersangka dugaan kasus suap pengadaan kapal patroli Dephub, Bulyan Royan meninggalkan Gedung KPK. Bulyan sempat dimaki-maki seorang aktivis anti korupsi asal Papua.
Bulyan keluar sekitar pukul 18.30 WIB. Ia hanya meminta maaf kepada para wartawan yang menunggunya di tangga KPK.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan semua karena saya dalam proses pemeriksaan. Nanti setelah selesai kita bicara,” kata politisi PBR ini di KPK Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (8/7).
Bulyan kemudian menuju mobil tahanan, namun tiba-tiba seorang pria benama Dorus memaki-makinya. Pria asal Papua ini bahkan sempat ingin memukul koban. Untunglah aksi nekat ini dihentikan petugas keamanan KPK.
“Bangsat, perampok, koruptor goblok,” makinya.
Dorus mengaku kesal karena laporannya soal korupsi tak juga ditindaklanjuti KPK. Sebelumnya Dorus juga sempat memaki-maki tersangka aliran dana BI Anthony Zedra Abidin yang keluar lebih dulu.
Bulyan Menerima Transfer 2 kali
Tersangka kasus penyuapan pengadaan kapal patroli Dephub, Bulyan Royan menerima transfer sebanyak dua kali. Jumlah yang diterima anggota DPR ini cukup fantastis.
“Jadi hanya dua kali, Euro 55.000 sebelumnya 40.000 saya nggak jelas mata uangnya, dolar kalau nggak salah,” ujar Pengacara Bulyan Royan, Inu Kertapati saat meninggalkan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Selasa (8/7).
Namun Inu tidak menjelaskan dari mana asal transfer uang tersebut. Apakah uang tersebut berasal dari 5 perusahaan pengikut tender pengadaan kapal patroli itu atau bukan.
“Saya malah belum tahu, itu kan pengakuan pengusaha,” ungkapnya.
Inu juga mengaku hingga saat ini tidak ada anggota DPR lain yang terlibat dalam kasus ini. “Tidak ada,” katanya. (detikcom/d)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.