Surya Tour
Print This Post Print This Post

Gubsu Terima Kunjungan Walikota Zundert Belanda

Posted in Berita Utama by Redaksi on Juli 9th, 2008

Medan (SIB)
Walikota Zundert Belanda Mrs LC Poppy De Loff mengatakan hasrat mereka untuk melakukan kerjasama bidang pertanian, lingkungan hidup, kesehatan dan pariwisata dengan Sumatera Utara, terutama dengan Kabupaten Karo sangat besar. Untuk itulah pemerintah kota Zundert telah menandatangani Action Plant (rencana kerja) dengan Bupati Karo pada Senin (7/7) kemarin di Berastagi.
“Kedatangan kami ke daerah ini untuk melaksanakan penandatanganan Action Plant dengan Pemerintah Kabupaten Karo sebagai tindak lanjut dari kesepakatan (MOU) yang telah ditandatangani sebelumnya,” ujar Mrs Poppy De Loff ketika mengadakan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Sumut H Syamsul Arifin SE, Selasa (8/7) di ruang rapat Mawar Lt 10 Kantor Gubsu.
Hadir mendampingi Gubsu antara lain Wagubsu Gatot Pujo Nugroho ST, Sekdaprovsu DR RE Nainggolan MM, Asisten Tatapraja Hasiholan Silaen SH, Asisten Ekbang Drs Kasim Siyo MSi, Kadis Pariwisata Ir Imam Pandia, Kepala Bapedalda Sumut Prof Syamsul Arifin SH, Kepala Bainprom Ir Sabrina, Karo Pemberdayaan Perempuan Ir Hj Nurlisa Ginting, Plt Kadis Pendidikan Drs Delta Pasaribu, Kadis Perdagangan Drs Muh Hasbi Nasution, Kepala Balitbang Sumut Drs HT Azwar Aziz dan Kabid Humas Pimpinan Drs Maringan Tobing.
Mrs LC Poppy De Loff yang baru pertama kali berkunjung ke daerah ini, menyatakan rasa kekagumannya dan sangat terkesan atas keramahtamahan masyarakat Karo dalam penyambutannya, dan berjanji akan segera melaporkan hasil kunjungannya ke Gubernurnya di Belanda guna mendukung kerjasama ini, sekaligus mengundang Gubsu untuk melakukan kunjungan balasan ke Belanda.
Dalam pertemuan itu juga disampaikan kesiapan mereka untuk transfer tehnologi dan pengalaman pertanian strawberry ke Karo, karena menurutnya kota Zundert merupakan daerah penghasil dan pengekspor strawberry terbesar (40%) untuk kota-kota di Belanda dan sekitarnya.
Guna membantu kebutuhan energi listrik bagi para petani di Tanah Karo, Pantai Barat dan Pantai Timur, juga dibahas kemungkinan kerjasama di bidang energi listrik skala kecil seperti program kincir angin dan lingkungan.
Gubsu merespon prositif atas penandatanganan action plant itu, sekaligus mengharapkan perlu peningkatan kerjasama di bidang lain seperti pariwisata, pendidikan, agro industri, iptek dan pembangunan sumber daya manusia.
“Kami yakin action plant ini dapat terealisasi dengan baik karena masyarakat Belanda sudah cukup kenal dan akrab dengan Sumatera Utara, termasuk Tanah Karo yang merupakan negeri kenangan dan sebagai perwujudan persahabatan antara kedua pemerintahan,” ujar Gubsu seraya mengharapkan pihak Zundert meningkatkan kerjasama alih tehnologi dibidang pertanian guna meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian di Sumatera Utara.
Gubsu juga mengajak pemerintah Zundert untuk bangkitkan kembali hubungan kerjasama yang telah terbina selama ini termasuk dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan kemanusiaan. (M35/y)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.