Anggota KY ke KPK, Koordinasi ‘Hakim Agung Diongkosi Artalyta
Jakarta (SIB)
Anggota Komisi Yudisial (KY) Sukotjo Suparto mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangannya terkait penyebutan hakim agung yang minta dibiayai Artalyta Suryani main golf ke China.
“Kita silaturrahim. Koordinasilah dengan Pak Chandra (Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah),” kata Sukotjo, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (8/7).
Apa kedatangan Bapak terkait penyebutan nama hakim agung dalam sidang Artalyta? “Ya, itu salah satunya. Kita kumpulkan bahan-bahan dulu. Karena kita tahu informasi dari Pak Chandra,” lanjut Sukotjo.
Apakah informasi itu sebagai bahan penyelidikan? “Iya kita bertukar informasi. Apakah ada relevansinya,” jawabnya.
Dalam sidang Artalyta pekan lalu, terungkap transkrip pembicaraan Artalyta dengan Ketua PN Jakarta Barat Khaidir. Dalam percakapan itu terungkap ada permintaan dana untuk membiayai perjalanan dua orang hakim agung bermain golf ke China.
KY Akan Panggil Para Hakim Pemain Golf Rabu Besok
Komisi Yudisial (KY) akan memanggil para hakim yang diduga main golf ke China diongkosi Artalyta Suryani. Namun KY enggan membocorkan siapa saja yang akan dipanggil terkait dugaan gratifikasi ini.
“Jangan ya, kalau disebut di sini nanti bocor,” ujar anggota KY Zainal Arifin usai melakukan rapat kordinasi dengan KPK di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (8/7).
Zainal mengaku KY akan melakukan klarifikasi secepatnya. “Segeralah, besok kita panggil,” ungkapnya.
Zainal menjelaskan tindakan KY memanggil para hakim Agung ini tidak akan menimbulkan perseteruan dengan Mahkamah Agung (MA). Ia menjelaskan justru MA kooperatif untuk menyelesaikan masalah ini.
“Tidak, justru kita kerjasama dengan mereka (MA),” ungkap Zainal yang mengenakan peci hitam ini.
Jika terbukti bersalah KY, akan mengusulkan pemberhentian kepada para ‘Tiger Woods’ pengadilan ini. “Kita akan usulkan pemberhentian,” pungkasnya. (detikcom/k)




Komentar