usxii
Print This Post Print This Post

Anggota DPR Max Moein Bicara Perempuan Cantik dan Foto Syur

Posted in Berita Utama by Redaksi on Juni 4th, 2008

Jakarta (SIB)
Anggota DPR dari FPDIP Max Moein membenarkan foto syur dirinya dengan seorang wanita muda cantik yang beredar selama ini. Perempuan yang berpose bersamanya adalah salah satu panitia acara. Foto itu diambil tahun 2003 di sebuah pulau.
Max Moein memperjelas kembali penjelasan mengenai foto syurnya itu kepada wartawan usai diperiksa BK di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/6). Di depan BK, Max Moein memberikan klarifikasi mengenai foto syur dirinya yang bertelanjang dada dengan perempuan itu dan kasus tuduhan pelecehan seksual oleh mantan sekretaris pribadinya, Desi Firdianti.
Berikut pengakuan lengkap Max Moein terkait foto syurnya dengan seorang perempuan tersebut:
Pak kapan foto itu dilakukan? Di kamar hotel kan pak?
Yang dikatakan orang foto syur itu terjadi sekitar tahun 2003, ketika kami dapat undangan untuk satu acara di pulau. Kami ber-40 kira-kira ke sana. Acara diakhiri jam 12 (siang) disambung dengan makan siang, setelah itu ada acara bebas. Waktu makan siang dengan diiringi musik, kami dibantu dilayani panitia dan beberapa event organizer.
Ketika acaranya selesai kami ingin berenang dan kami disediakan waktu untuk ganti pakaian di salah satu cottege, dan kami bergiliran untuk ganti pakaian di sana. Pada waktu saya selesai, ada kawan-kawan yang nunggu ganti pakaian, ada yang duduk di kursi dan ada yang duduk di tempat tidur. Ada yang sedang ganti di kamar mandi tentunya, sebab tempatnya sangat luas.
Saya sempat diajak berpotret oleh salah seorang dari panitia, dan saya sendiri sudah lupa karena tidak pernah berhubungan lagi. Setelah itu kami berenang semua dan pulang.
Pak, kenapa foto dan laporan ini baru sekarang, apa ada kaitannya dengan pemilu 2009?
Saya heran sekali kenapa menjelang pemilu potret itu diangkat, apalagi saat kami sedang menggelar rakernas di Makassar untuk membicarakan pencalegan. Ini menurut saya satu pembunuhan karakter yang direncanakan. Sehinga saya perlu memberikan klarifikasi, saya meminta waktu pada BK untuk memberikan klarifikasi.
Berarti untuk merusak PDIP pak?
Kenapa menjelang partai kita mengadakan rakernas untuk menghadapi pemilu, kalau memang tidak, kenapa tidak dari tahun 2005?
Foto itu dengan siapa?
Itu sudah lama, saya tidak lihat lagi.
Akan melapor ke polisi karena pencemaran nama baik?
Nantilah kalau clear, itu tahap kedua.
Kasus Pelecehan Seksual
Eks Sekretaris Max Moein Ingin Bertemu BK Tapi Terlambat
Mantan sekretaris pribadi anggota FPDIP DPR Max Moein, Desi Firdianti mendatangi sekretariat Badan Kehormatan (BK). Namun sayang, Desi yang menjadi korban pelecehan seksual Max, datang terlambat.
Desi yang didampingi koordinator pelayanan hukum LBH Apik Sri Nurherawati ingin mencari tahu rencana BK memanggil Desi dalam kasus laporan pelecehan seksual, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/6).
Namun sayang, setiba di sekretariat BK, tidak ada satu pun pengurus, baik anggota maupun pengurus BK yang dijumpai. Pengurus BK tersebut sudah meninggalkan ruangan setelah memeriksa Max Moein.
“Kami datang untuk mengajukan permohonan, agar dapat dijadwalkan bertemu dengan BK. Sekaligus mencari tahu kapan kami dipanggil,” kata Sri usai menyambangi sekretariat BK.
Sri membantah jika kasus ini diungkap karena motif politik menjelang pemilu 2009. Menurut dia, Desi sudah melapor ke BK atas kasus pelecehan seksual pada Mei 2007 lalu, namun tidak ada respons dari BK sehingga masalah tersebut dilaporkan ulang ketika kasus beredarnya foto Max Moein diungkap media.
“Kita kan sudah lapor sejak tahun 2007. Kita sudah mengadukan ke BK. Tetapi kita tidak dipanggil. Dan kesannya tidak dilanjutkan. Tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2009,” tutur Sri.
Sri juga menyayangkan pernyataan wakil ketua BK Tiurlan Hutagaol yang menuduh Desi telah berbuat serong dengan salah seorang suami staf Setjen DPR.
“Kita keberatan dengan tuduhan itu. Klien kami tidak pernah diklarifikasi. Ini sangat ironi. Karena itu kami berharap Bu Tiur meminta maaf,” tandas dia. (Detikcom/d/x)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.