Peringatan Harlah Pancasila, PDIP Gelar Gerak Halan 250 Ribu Orang
Jakarta, (SIB)
Banyak acara di Jakarta pada Minggu, 1 Juni 2008. Pada peringatan lahirnya Pancasila itu, ada gerak jalan yang melibatkan 250 ribu orang dan juga ada acara yang dihadiri Presiden SBY di Senayan. Ada juga rencana Tung Desem Waringin (42), motivator terkenal, yang akan bagi-bagi uang Rp 100 juta.
Gerak jalan 250 ribu orang akan digelar DPP PDIP dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila. Spanduk yang bergambar Megawati dan Soekarno terkait acara gerak jalan ini sudah dipasang di sejumlah titik di Jakarta.
Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo, dalam perbincangan dengan detikcom beberapa waktu lalu, menargetkan acara gerak jalan yang mengambil start di Pancoran hingga Senayan itu akan bisa memecahkan rekor MURI. “Saya targetkan 250 ribu orang akan ikut acara ini,” kata Tjahjo.
Untuk menarik acara ini, PDIP sudah melakukan sosialisasi dan trik-trik agar peserta acara ini sesuai target. Salah satunya dengan membawa iming-iming doorprize ratusan juta rupiah. Doorprize utama acara PDIP nanti adalah mobil.
Sementara pada hari itu, Tung Desem Waringin juga akan bagi-bagi uang Rp 100 juta demi promosi buku barunya. Uang itu akan disebar dari atas pesawat. Tentu, dengan bagi-bagi uang ini, masyarakat diperkirakan juga akan berebut.
Namun, hingga kini, izin untuk acara Tung Desem belum turun. Polisi masih mengkaji izin acara spektakuler Tung Desem itu. Salah satu alasannya, karena pada saat itu ada acara gerak jalan yang melibatkan 250 ribu orang.
Alasan lainnya adalah ada acara Presiden SBY yang juga digelar di Senayan pada tanggal yang sama. SBY dan sejumlah menteri dijadwalkan akan menghadiri acara terkait susu. Diperkirakan bila acara Tung diberi izin, maka akan bisa mengganggu acara-acara lainnya itu.
Izin Sebar Uang Rp 100 Juta di Senayan Belum Gol
Rencana motivator Tung Desem Waringin (42) untuk menyebar uang Rp 100 juta dari pesawat kecil Jabiru di kawasan parkir Timur Senayan masih belum pasti. Pihak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya masih belum mengeluarkan izin terkait acara tersebut.
“Memang pada 1 Juni itu di Senayan banyak kegiatan, ada acara peresmian terkait susu yang dihadiri pejabat negara dan ada gerak jalan. Pihak Polda Metro Jaya masih mempelajari koronologi acara,” kata Diki M Sidik, staf humas Tung Desem Waringin, saat dihubungi detikcom via telepon, Kamis malam (29/5).
Diki melanjutkan pihaknya juga masih terus mengurus izin pelaksanaan acara itu. “Ya sementara pihak Polda Metro bukannya melarang, masih mempelajari surat kami,” tambahnya.
Dia mengaku masih akan dilakukan proses pengurusan izin pada hari ini, Jumat 30 Mei. “Ya kalau tidak bisa akan kita undur acaranya, tapi kita masih lihat,” tandasnya.
Pada Minggu 1 Juni 2008. Tung Desem Waringin bermaksud menyebarkan uang kertas senilai total Rp 100 juta dengan pecahan seribuan, 5 ribuan, dan 10 ribuan. Tung juga akan membagikan 1.000 tiket seminarnya. Lembaran rupiah itu bernilai total Rp 100 juta. Tung menyebarkan uangnya dari atas pesawat mungil Jabiru tepat pukul 08.30 WIB. (detikcom/c)




Komentar