unita
Print This Post Print This Post

Ketua KPK Terjun Langsung Geledah Bea Cukai Tanjung Priok

Posted in Berita Utama by Redaksi on Mei 31st, 2008

Jakarta (SIB)
Sejumlah petugas KPK terlihat memasuki kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara di antaranya Ketua KPK Antasari Azhar. Semua berkas dan dokumen di komputer tak luput dari pemeriksaan.
Sekitar belasan petugas KPK dengan menumpang 5 mobil Toyota Kijang Innova hitam sudah bekerja meneliti dokumen di kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jumat (30/5), sejak pukul 10.00 WIB. Mereka terbagi dua, ada yang bekerja di loket jalur hijau, yakni loket untuk barang tidak berbahaya, dan loket jalur merah untuk barang berbahaya.
Menurut keterangan saksi mata yang enggan disebutkan namanya, ketika petugas KPK masuk ke kantor Bea Cukai yang terletak di Jl Pelabuhan II, Jakarta Utara, puluhan orang yang hendak mengurus dokumen langsung lari kocar-kacir. Pegawai Bea Cukai juga terlihat panik.
“Ada KPK, ada KPK. Ngurusnya besok saja,” cerita saksi mata.
Penggeledahan petugas KPK di Bea dan Cukai (BC) Tanjung Priok dikabarkan berawal dari penyamaran petugas KPK. Saat menyamar, petugas menemukan kejanggalan-kejanggalan.
Di antara petugas KPK yang terus mengecek berkas-berkas dokumen, terdapat Ketua KPK Antasari Azhar.
KPK TEMUKAN RATUSAN JUTA RUPIAH
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang mencapai ratusan juta rupiah di meja-meja pelayanan bea cukai dalam inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat.
Sidak tersebut dilakukan oleh tim gabungan KPK dan tim kepatuhan internal Ditjen Bea Cukai. Sedikitnya 50 orang anggota tim gabungan menggelar sidak di setiap meja kerja di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tanjung Priok tersebut.
Kelimapuluh orang itu terbagi dalam dua tim. Masing-masing tim memeriksa jalur impor bagi importir yang hanya memerlukan pemeriksaan dokumen (jalur hijau) dan jalur impor bagi importir yang memerlukan pemeriksaan dokumen dan fisik barang (jalur merah).
Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, M. Jasin yang juga turut dalam sidak itu mengatakan, tim gabungan berhasil menemukan sejumlah amplop berisi uang di beberapa meja kerja, uang yang ditemukan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Hasil sementara ada beberapa amplop dari beberapa perusahaan,” katanya.
Menurut Jasin, beberapa amplop tertera tulisan jenis dokumen, nama perusahaan, dan peruntukan uang, misalnya “uang makan.”
Jasin merinci isi dari amplop-amplop itu bervariasi. Tim gabungan menemukan sejumlah amplop yang berisi uang Rp4 juta, Rp5 juta dan Rp14 juta.
“Ada juga yang dalam bentuk dolar,” kata Jasin.
Informasi terakhir yang diterima oleh Jasin, sedikitnya ditemukan uang sekira Rp75 juta di jalur hijau dan Rp100 juta di jalur merah.
Selain menemukan uang di dalam amplop, menurut Jasin, tim juga menemukan beberapa lembar bukti transfer.
Sampai pukul 19.30 WIB, sidak dan penelitian hasil sidak masih berlangsung di gedung Ditjen Bea Cukai. (detikcom/Ant/y)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.