unita
Print This Post Print This Post

BBM Mulai Langka di Rantauprapat

Posted in Daerah by Redaksi on Mei 17th, 2008

Labuhanbatu (SIB)
Menjelang naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), premium/bensin dan solar mulai langka di Rantauprapat. Pemilik sepeda motor dan mobil mulai kebingungan mengisi tangki kendaraannya.
Pantauan SIB, Jumat (16/5) sore, beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) kehabisan minyak bensin dan solar. Di pintu masuk SPBU Sigambal dan Jl H Adam Malik Rantauprapat dipasang portal bertuliskan “Premium Habis” dan “Solar Habis”.
Kamis malam, sejumlah kendaraan bermotor antrean panjang di SPBU di Jl Ahmad Yani Rantauprapat. Bahkan, galon pengisian BBM untuk sepeda motor di SPBU tersebut kehabisan.
Menurut petugas SPBU di Rantauprapat, langkanya BBM belakangan ini dikarenakan lambatnya pendistribusian dari depot sejak armada BBM mulai 1 Juni 2007 diambil alih perusahaan angkutan Elnusa. Sebelum armada dikelola Elnusa, pasokan BBM ke SPBU lancar sebab kontrak armada langsung berhubungan dengan pengelola SPBU.
Wakil Bupati Labuhanbatu H Sudarwanto SSP kepada wartawan, beberapa waktu lalu di Rantauprapat, mengatakan, sesuai hasil monitoring, BBM mulai langka di Labuhanbatu. Itu, katanya, diduga disebabkan monopoli pengangkutan pendistribusian BBM oleh PT Elnusa sebagai agen tuggal armada tangki sehingga pendistribusian BBM ke SPBU terkendala.
“Dampaknya, masyarakat kesulitan mendapatkan BBM. Dikhawatirkan, dalam kondisi sekarang ini rakyat bisa marah sehingga situasi kondusif yang selama ini terbina di Labuhanbatu dapat terganggu,” ujarnya.
Diungkapkannya, kelangkaan BBM di Labuhanbatu sudah sering terjadi. Pokok persoalannya bukan disebabkan minyak habis di Depot Pertamina melainkan armada yang mengangkut BBM tidak jalan. “Alasannya bermacam-macam. Truk rusak sampai sewa armada belum dibayar pihak SPBU,” katanya.
Menurutnya, Pertamina sebaiknya memberikan kewenangan bagi pengelola SPBU untuk menyediakan armada. Apabila BBM habis di SPBU maka Pemkab Labuhanbatu bisa langsung mempertanyakan kepada pemilik SPBU sehingga kerawanan BBM bisa dikendalikan.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Drs Toga H Panjaitan melalui Kasat Reskrim AKP M Jungjung Siregar mengakui, polisi sudah melakukan pengamanan pada setiap SPBU untuk menghindari terjadinya kecurangan dalam pendistribusian BBM.
“Bila pemilik SPBU melakukan kecurangan seperti menimbun BBM atau memberikan kebebasan kepada warga membeli minyak lebih dari dua jeriken per orang maka akan kita proses,” katanya. (S25/o)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.