usxii
Print This Post Print This Post

Ratusan Massa SRUAPP Unjuk Rasa di Depan Mapoldasu

Posted in Medan Kita by Redaksi on Mei 16th, 2008

Medan (SIB)
Ratusan massa yang mengaku dari Solidaritas Rakyat Untuk Anti Pembunuhan dan Penjebakan (SRUAPP) melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumut, Kamis (15/5) siang.
Mereka tergabung dalam berbagai elemen di antaranya Kontras Sumut, Teplok, BITRA, SPI Sumut, Kolektif, HMI Komisariat FSIP USU, SMI, PPRM, Koptan Juma Tombak, JNPM Sumut, Pusaka Indonesia, STN PRM, LMND PRM, LBH, FNPBI PRM.
Dalam pernyataan sikapnya disebutkan, sudah tiga tahun berlalu sejak terjadinya pembunuhan yang dilakukan OTK terhadap pengacara Adi SH namun sampai saat ini pihak kepolisian tidak pernah mengungkap kasus tersebut hingga tuntas.
Tidak jauh beda dengan kasus kematian Adi Syahrianto, seorang aktivis petani Juma Tombak Dusun Bintang Bulan Desa Lau Barus Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang yang diculik dari tempat kerjanya kemudian dianiaya dan dibunuh pada tanggal 28 Maret 2008 lalu.
Kedua kasus tersebut terlihat bahwa tidak adanya keseriusan Poldasu dan Poltabes Medan mengusut siapa dan apa di balik pembunuhan kedua korban itu. Tidak dituntaskannya kedua kasus pembunuhan tersebut diduga karena adanya konspirasi.
Apa yang dilakukan pihak kepolisian di Sumut sama artinya dengan pengabaian amanah UU Kepolisian No.02 tahun 2002 pasal 2, “Fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat” serta UU HAM No 39 tahun 1999 dalam pasal 3 ayat 2 “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan pengakuan hukum yang adil serta mendapat kepastian hukum yang adil serta mendapat kepastian hukum dan perlakuan yang sama di depan hukum”.
Massa pengunjuk rasa itu menuntut Poldasu mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap Adi Syahrianto yang diduga melibatkan oknum anggota Poldasu serta menghentikan kriminalitas terhadap aktivis petani Iqrok Ramadhan.
Poltabes diminta mengusut tuntas dan mengadili pelaku penembakan yang menewaskan pengacara Adi SH serta mengusut pelaku penjebakan terhadap pengacara Parlindungan HC Tamba SH. Diminta kepada Poldasu menghentikan intimidasi terhadap keluarga korban dan masyarakat Dusun Bintang Bulan Desa Lau Barus Baru.
Sementara itu, Kapoldasu Irjen Pol Nurudin Usman melalui Kabid Humas AKBP Drs Baharudin MSi saat dikonfirmasi, Kamis (15/5) mengatakan bahwa kasus tersebut saat ini sedang ditangani Poltabes Medan dan Polres Deliserdang. (M16/q)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.