usxii
Print This Post Print This Post

Mantan Kandidat Presiden John Edwards Dukung Obama

Posted in Luar Negeri by Redaksi on Mei 16th, 2008

Michigan (SIB)
Setelah lama dinanti-nanti, figur Demokrat, John Edwards akhirnya mengumumkan dukungannya. Mantan senator North Carolina itu memilih mendukung Barack Obama. Edwards mengumumkan hal tersebut dalam kampanye Obama di Michigan. Saat menyatakan dukungannya, Edwards mengimbau para pemilih Demokrat untuk bersatu guna mengalahkan John McCain dari Partai Republik.
“Saudara-saudara semua, kita harus bersatu sebagai Demokrat untuk mengalahkan McCain,” seru Edwards seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (15/5). “Kita di sini malam ini karena para pemilih Demokrat telah menentukan pilihan mereka, begitu pula dengan saya,” imbuhnya.
Dikatakan Edwards, Obama ikut bersama dirinya dalam perjuangan mengurangi kemiskinan selama 10 tahun. Edwards juga memuji Hillary Clinton. Menurutnya, keterlibatan Hillary telah membuat Partai Demokrat menjadi lebih kuat. Hillary, ujar Edwards, merupakan pemimpin di negeri ini bukan karena suaminya namun karena apa yang dilakukannya.
Edwards tadinya juga merupakan salah satu kandidat kepresidenan dari Demokrat. Dia berada di posisi kedua setelah Obama dalam kaukus Iowa awal Januari lalu. Namun dalam sejumlah pemilihan berikutnya, Edwards selalu berada di tempat ketiga. Akhirnya Edwards menyatakan mundur dari pencalonannya. Setelah itu Obama dan Hillary langsung mendekati Edwards untuk meminta dukungannya. Namun Edwards memilih diam selama lebih dari 4 bulan.
Ketika memutuskan mundur dari pertarungan kandidat presiden dari Partai Demokrat, John Edwards telah mengantongi 19 delegasi. Namun, hingga kini belum dipastikan apakah 19 dukungan delegasi yang diraih Edwards tersebut akan dilimpahkan kepada Obama dalam konvensi Partai Demokrat di Denver, Colorado, Agustus mendatang.
Sementara itu, dalam salah satu kampanyenya, Barack Obama bicara mengenai upaya memerangi kemiskinan. Pidatonya itu mendapat sambutan meriah dari para pendukungnya. “Di Amerika, kalian seharusnya tidak akan pernah tidak punya rumah, kalian seharusnya tidak pernah kelaparan,” seru kandidat kepresidenan dari Partai Demokrat itu. Dikatakannya, sebagai presiden, Obama bersumpah akan mengangkat semua warga Amerika keluar dari kemiskinan. Demikian seperti dilansir News.com.au, Kamis (15/5).
Obama hampir dipastikan akan maju ke pemilihan presiden AS pada 4 November mendatang. Senator Illinois itu akan berhadapan dengan kandidat Republik, John McCain. Secara matematis, posisi unggul Obama tak akan mungkin terkejar oleh rivalnya, Hillary Clinton.
Namun istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu masih belum mau berhenti dari pencalonannya, meski sejumlah figur Demokrat telah menyerukannya untuk mundur. Hillary bahkan kian bersemangat setelah kemenangan telaknya di West Virginia pada 13 Mei lalu. Di negara bagian itu, dukungan terbesar diraih Hillarry dari para pemilih kulit putih, kalangan pekerja dan para lanjut usia.
Hillary Bakal Menang di Kentucky, Obama Unggul di Oregon
Setelah West Virginia, pemilihan pendahuluan Partai Demokrat selanjutnya akan digelar di Kentucky dan Oregon pada 20 Mei mendatang. Di Kentucky, Hillary Clinton difavoritkan menang telak atas rivalnya, Barack Obama.
Setidaknya demikian menurut sejumlah hasil polling terbaru yang dilakukan di Kentucky. Menurut hasil polling Mason Dixon/Lexington Herald-Leader/WKYT Kentucky, Hillary unggul 27 persen poin atas Obama. Hillary meraih 58 persen suara sedangan Obama hanya 31 persen suara. Demikian seperti dilansir News.com.au, Kamis (15/5). Polling dilakukan pada 7-9 Mei lalu dengan mewawancarai sekitar 500 orang.
Hasil polling lainnya oleh USA Kentucky Poll juga menunjukkan Hillary unggul telak atas Obama. Hillary meraih 62 persen suara sedangkan Obama hanya mendapat 30 persen suara. Survei ini dilakukan pada 9-11 Mei lalu. Pemilihan di Kentucky akan memperebutkan 51 delegasi.
Sedangkan di Oregon, sejumlah polling menunjukkan Obama akan menang besar di negara bagian tersebut. Dalam polling yang dilakukan untuk mingguan Portland Tribune dan televisi KPTV News, Obama meraih 55 persen suara. Sedangkan Hillary mendapat 35 persen suara.
Sebelumnya dalam pemilihan di West Virginia, 13 Mei lalu, Hillary mengalahkan Obama secara telak. Namun kemenangannya itu belum berhasil menyaingi keunggulan Obama.Bahkan menurut sejumlah analis, Obama hampir dipastikan menang dan akan maju dalam pemilihan presiden AS, November mendatang. Senator Illinois itu akan menghadapi John McCain dari Partai Republik. (detikcom/v)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.