Lawatan Presiden AS ke Israel Disambut Roket
Ashkelon (SIB)
Roket menghantam pusat perbelanjaan di Kota Ashkelon, Israel yang melukai 14 orang. Peristiwa itu terjadi saat Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush mengunjungi Jerusalem. Seperti dilansir dari AFP, Kamis (15/5) berdasarkan keterangan petugas medis dari 14 orang yang luka, 3 di antaranya mengalami luka serius, yaitu 2 bayi dan 1 gadis remaja.
Salah satu saksi Ben Cohen yang juga karyawan restauran di pusat perbelanjaan itu, mengatakan ledakan terjadi di lantai 3. “Ketika itu banyak orang dan seketika menjadi kosong,” kata Cohen. Roket diluncurkan dari perbatasan Gaza ketika Presiden AS George W Bush memulai lawatan 3 hari ke Israel untuk merayakan HUT negara yahudi itu yang ke-60. Militan Gaza dituduh bertanggung jawab atas peristiwa ini.
Sementara itu, Bush berjanji Amerika akan tetap “menjadi teman baik Israel di duniaâ€. Tuan rumahnya, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, membuat airmata mengambang di kedua mata Presiden AS tersebut ketika ia menyebut Bush “seorang pemimpin besar, seorang teman yang agungâ€. Olmert juga menyampaikan harapan untuk mencapai perdamaian dengan Palestina sebelum Bush mengakhiri masa jabatan pada Januari.
Dalam kunjungannya awal tahun ini, Bush menyebut tindakan Israel di Tepi Barat Sungai Jordan sebagai pendudukan yang harus diakhiri. Sekali ini, ia tak banyak bicara mengenai proses perdamaian, kendati ia menekankan pandangannya bahwa demokrasi Israel “mesti menjadi contoh bagi seluruh Timur Tengahâ€.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan bertemu dengan Bush di Mesir, Sabtu. Meskipun Abbas, yang kehilangan wewenang atas Jalur Gaza tahun lalu karena faksinya dikalahkan oleh pengikut Hamas, takkan mengumandangkan pernyataan pemimpin Islam yang mengutuk Bush sebagai munafik, tak disambut di Tanah Suci, Abbas dan sekutunya telah menunjukkan rasa tidak suka dengan kunjungan Bush ke Israel.
Bagi Olmert, kunjungan Bush telah memberi pengalihan dari penyelidikan mengenai keuangannya yang telah mengancam kelangsungan kekuasaannya, dan dengan itu, Bush berharap suatu kesepakatan dapat dicapai tahun ini.
Olmert pekan ini telah berbicara mengenai keberhasilannya dalam perundingan dengan Abbas, meskipun para pejabat Palestina tidak terlalu optimistis. Pada Rabu, ia berbicara mengenai “kemajuan … yang kami percaya, dengan dedikasi dan usaha yang berlanjutnya, akan membuahkan hasil, yang diharapkan … dicapai pada tahun ini, tahun 2008â€. (Detikcom/Ant/Rtr/m)




Komentar