unita
Print This Post Print This Post

Jatah Minyak Tanah untuk Pangkalan akan Dibatasi

Posted in Ekonomi & Keuangan by Redaksi on Mei 16th, 2008

Jakarta (SIB)
Alokasi minyak tanah di pangkalan juga akan dibatasi mulai bulan ini sebagai bagian dari program kartu kendali. Untuk tahap awalnya, pembatasan minyak tanah ini baru dilakukan di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Di Jawa Barat sudah dimulai sejak dua minggu terakhir, tepatnya di Purwakarta, Subang, dan Karawang. Sementara di Jawa Tengah juga akan dilakukan di Kudus, Pemalang, dan Magelang.
Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio menjelaskan, pembatasan alokasi untuk setiap pengkalan bisa berbeda. Untuk pangkalan di 3 kabupaten Jabar misalnya, pasokan minyak tanah dibatasi hanya 10 kiloliter. Sementara untuk pangkalan di Jateng volume alokasinya bisa mencapai 15 kiloliter.
“Dalam program kartu kendali, kita akan melakukan penataan di setiap pangkalan. Penataan itu maksudnya dibatasin. Misalkan setiap pangkalan 10 KL, tapi besarannya akan berbeda. Setelah itu baru bisa terasa dampak penghematannya,” kata Jugi usai rapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (15/5).
Pembatasan seperti ini dilakukan, karena banyak pangkalan-pangkalan nakal yang melayani pembelian minyak tanah dalam jumlah besar tanpa penggunaan yang jelas.
“Ada satu pangkalan yang kita temukan melayani satu pelanggan sampai puluhan KL. Kan mengherankan, buat apa sebanyak itu,” katanya.
Program kartu kendali awalnya diluncurkan di Jawa Tengah pada 2 April lalu. Setelah sebulan masa sosialisasi dan koordinasi di 3 kabupaten, bulan ini diperluas ke 3 kabupaten Jabar. Hanya saja untuk penerapan di Jabar antara sosialisasi dan penataan pangkalan langsung diterapkan bersamaan.
Selanjutnya program ini akan diperluas ke wilayah lain seperti Jawa Timur pada Juni 2008 dan wilayah lainnya yang belum terkena konversi elpiji.
Target penghematan minyak tanah dari kartu kendali selama 12 bulan sejak Mei 2008 sekitar 0,8 juta kiloliter atau setara Rp 4 triliun. “Kalau untuk tahun ini saja kita berniat mencapai setengah dari target itu,” ujarnya. (Detikcom/v)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.